Program ini dilaunching langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menjawab tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat.
Pada tahap awal, bansos sembako gratis ini disalurkan kepada 4.517 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 100 kampung dan 10 kelurahan di 13 kecamatan se- Kabupaten Berau.
Bantuan ini menyasar masyarakat pra sejahtera, khususnya yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 5 sesuai ketentuan pemerintah pusat.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Berau, Iswahyudi menjelaskan, program bansos sembako gratis merupakan amanat langsung Bupati Berau, di mana pendanaannya bersumber dari pergeseran anggaran kegiatan Expo Berau Tahun 2025 yang sebelumnya tidak dapat dilaksanakan karena kondisi tertentu.
Ia menekankan, bantuan sosial tidak dimaksudkan untuk menciptakan ketergantungan masyarakat.
“Bantuan sosial ini diharapkan menjadi stimulus agar masyarakat dapat bangkit dan berdaya. Pada akhirnya tujuan kita adalah graduasi, di mana masyarakat tidak lagi bergantung pada bantuan,” jelas Iswahyudi.
Penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan basis data terpadu sesuai arahan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.
Dalam pelaksanaannya, Dinsos Berau bekerja sama dengan sebagai penyedia bahan pangan serta untuk mendukung distribusi hingga ke seluruh wilayah. Distribusi bansos dilakukan secara bertahap ke seluruh kecamatan, melalui Kepala Kampung.
Adapun bantuan yang diterima setiap KPM berupa beras 10 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan gula pasir 1 kilogram.
Secara keseluruhan, total bantuan yang disalurkan mencapai 58,721 ton, terdiri dari 45.170 kilogram beras, 9.034 liter minyak goreng, dan 4.517 kilogram gula.
“Mekanisme penyalurannya lewat pemerintah kampung. Jadi, masyarakat akan ke Kantor Kampung masing-masing untuk mengambil sembako mereka,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa kondisi ekonomi yang dinamis menuntut pemerintah daerah untuk terus hadir memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terutama di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan,” ujarnya.
Menutup kegiatan launching, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Pemkab Berau berharap program bansos sembako gratis ini dapat meringankan beban hidup masyarakat pra sejahtera sekaligus menjadi pijakan awal menuju kemandirian dan kesejahteraan yang berkelanjutan.
“Saya berpesan kepada Dinas Sosial dan seluruh pihak terkait agar penyaluran bantuan ini tertib, transparan, dan benar-benar tepat sasaran, sehingga manfaatnya dirasakan oleh masyarakat yang berhak,” tandasnya.
Editor: Erwin