Penyerahan bonus dilakukan secara simbolis oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas di Ruang Sangalaki, Kantor Bupati Berau, Rabu (17/12/2025).
Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Berau, Gamalis, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau, Amiruddin serta Ketua KONI Berau, Taupan Majid.
Kepala Dispora Berau, Amiruddin, menyampaikan bahwa pemberian penghargaan olahraga ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada olahragawan Kabupaten Berau yang berhasil menorehkan prestasi pada kejuaraan olahraga multi event.
“Bonus ini diberikan kepada atlet yang berprestasi pada PON Aceh–Sumatra Utara 2024 dan Pepar-Proprov Kaltim 2024 di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemberian bonus hanya berlaku bagi kejuaraan multi event. Untuk prestasi olahraga tingkat internasional, tanggung jawab utama berada di provinsi, dengan kabupaten/kota sebagai pendukung.
Hal yang sama berlaku untuk prestasi tingkat nasional, sedangkan untuk prestasi olahraga tingkat provinsi menjadi tanggung jawab utama kabupaten/kota.
Secara keseluruhan, jumlah penerima bonus sebanyak 49 orang, terdiri dari 35 atlet, 12 pelatih, dan 2 official atau manajer.
Rinciannya, 45 orang atlet, pelatih, dan official berprestasi pada PON Aceh–Sumatra Utara 2024 serta 4 atlet berprestasi pada Pepar-Proprov Kaltim 2024.
Adapun cabang olahraga Kabupaten Berau yang meraih prestasi pada PON Aceh–Sumatra Utara 2024 berjumlah 14 cabang olahraga, yakni layar, cricket, atletik, judo, kabaddi, karate, kick boxing, ski air, tarung derajat, tenis meja, binaraga dan fitness, panahan, sepatu roda, serta anggar.
“Kita akui, cabang olahraga layar tercatat sebagai cabor paling berprestasi di Kalimantan Timur,” ungkapnya.
Dari total 25 medali emas yang diraih kontingen Kaltim, lima emas atau sekitar 25 persen disumbangkan oleh cabang layar yang merupakan cabor andalan Kabupaten Berau.
Total anggaran bonus olahraga yang disalurkan Pemkab Berau pada tahun 2025 ini mencapai Rp1.191.500.000. Besaran bonus bagi atlet peraih medali emas perorangan PON sebesar Rp50 juta, perak Rp25 juta, dan perunggu Rp15 juta.
Untuk kategori beregu, nilai bonus disesuaikan dengan jumlah atlet dalam tim. Sementara itu, pelatih, official, dan manajer menerima bonus Rp40 juta untuk emas, Rp20 juta untuk perak, dan Rp20 juta untuk perunggu.
“Untuk mekanisme pencairan bonus dilakukan secara non tunai, melalui transfer ke rekening masing-masing penerima pada Bankaltimtara, dengan ketentuan pemotongan pajak sebesar 5 persen,” tuturnya.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan, penghargaan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan olahraga di Bumi Batiwakkal.
“Hari ini kami menyerahkan total bonus sebesar Rp1.191.500.000 kepada atlet, pelatih, dan official yang telah mengharumkan nama Kabupaten Berau. Besaran bonus ini disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.
Ia berharap penghargaan yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan prestasi di ajang kompetisi berikutnya.
Secara khusus, Sri Juniarsih juga mengajak seluruh insan olahraga Berau untuk bersiap menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur ke-8 Tahun 2026 di Kabupaten Paser. “Saya optimistis Kabupaten Berau mampu meraih hasil terbaik, bahkan juara umum,” tegasnya.
Selain itu, ia mendorong Dispora Berau, KONI Berau, dan seluruh cabang olahraga agar terus bersinergi dalam melakukan pembinaan dan regenerasi atlet, termasuk menjaring talenta muda di 13 kecamatan.
“Mari bersama-sama kita majukan dunia olahraga dan wujudkan masyarakat yang sehat, bugar, serta Berau yang maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Editor: Erwin