Sri Juniarsih menegaskan amanah yang diberikan menuntut dedikasi, profesionalitas, dan akuntabilitas tinggi. “Ini suatu tanggung jawab sangat besar yang wajib saudara tunaikan dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Sri juga mengingatkan agar tidak terjadi praktik korupsi dalam bentuk apa pun, termasuk korupsi waktu. “Saya tidak ingin lagi mendengar ada kepala dinas yang di hari kerja tidak berada di tempat, kecuali perjalanan dinas,” tegas Sri.
Pejabat pemerintah harus bekerja tidak hanya full time, tetapi full heart. Dipastikan dirinya terus memantau kinerja jajarannya hingga ke level bawah untuk memastikan setiap program daerah berjalan optimal.
“Saya tidak ingin menjadi pemimpin otoriter, tetapi semua tugas harus berjalan berdasarkan musyawarah dan regulasi,” tutup Sri.
Dalam rotasi jabatan tersebut, Abdul Majid yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kini dipercaya memimpin Dinas Perikanan.
Sementara Mulyadi, yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Berau menjadi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) Berau.
Bupati juga melantik Risma Rosehan sebagai Sekretaris Satpol PP Berau, serta empat pejabat lainnya yaitu Lani Herniawati (Kabid Pembinaan SMP Disdik), Mustaring (Kabid Pembinaan Tenaga Pendidikan dan Kependidikan Disdik), Sumiaty (Kabid Pembinaan SD Disdik) dan Anang Wahananto (Kabid Pengembangan Permukiman, Penataan Bangunan dan Jasa Konstruksi DPUPR Berau).
Editor: Aspian Nur