Berdasarkan laporan pada Aplikasi SMEP Online hingga triwulan IV minggu ke-2 bulan November 2025, progres fisik maupun keuangan baru mencapai 60 persen.
Dengan waktu efektif pelaksanaan kegiatan hanya tersisa sekitar satu bulan, Wakil Bupati Berau, Gamalis, menekankan agar seluruh perangkat daerah bekerja ekstra agar dapat menuntaskan kegiatan tepat waktu. Hingga 10 November 2025, angka serapan anggaran masih stagnan di angka 60 persen.
Namun, Pemkab Berau menargetkan realisasi maksimal dapat tercapai pada 10 Desember 2025 mendatang. “Kita harus betul-betul dorong serapan. Harus terus bergerak. Jangan menunggu akhir tahun baru sibuk,” tegasnya.
Ia juga menyoroti sejumlah pekerjaan konstruksi yang membutuhkan perhatian khusus. Menurutnya, untuk kegiatan yang bersifat fisik seperti pembangunan gedung dan infrastruktur, pengurangan volume tidak mungkin dilakukan.
“Pilihannya hanya lanjut atau hentikan sementara untuk dilanjutkan di tahun anggaran berikutnya. Namun sebagian besar pembangunan tetap harus jalan,” ucapnya.
Gamalis optimis seluruh perangkat daerah dapat menyelesaikan target, meski proses penyerapan mengalami tantangan.
Sehingga, ia mengingatkan Pemkab Berau pernah menghadapi kondisi yang lebih sulit namun tetap mampu mendorong pembangunan.
“Pemotongan anggaran bukan kiamat. Yang penting kita tetap berjuang. Penduduk kita semakin bertambah, kebutuhan pembangunan ikut meningkat,” tuturnya.
Ia berharap seluruh organisasi perangkat daerah mempercepat koordinasi dengan rekanan dan kontraktor, memastikan progres lapangan sesuai perencanaan.
Gamalis menegaskan, semakin cepat serapan anggaran berjalan, semakin cepat manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. “Kita tidak ingin ada kegiatan yang mangkrak hanya karena lemahnya penyelesaian administrasi maupun eksekusi di lapangan,” tegasnya.
Editor: Erwin