Kegiatan ini diinisiasi oleh Dekranasda Kabupaten Berau dan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau.
Ketua Dekranasda Berau, Brigjen Pol (Purn) Edy Suswanto, menyampaikan, pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan peserta dalam mengolah limbah kelapa, mulai dari tempurung maupun kayu serta rotan untuk menjadi produk kerajinan bernilai tinggi.
Selain itu, pelatihan ini juga mendorong pelestarian tradisi kerajinan berbahan alam serta menumbuhkan kreativitas dan inovasi masyarakat dalam menghasilkan produk unik.
Pelatihan ini ditujukan bagi para pengrajin yang sudah memiliki dasar kemampuan, namun belum terampil dalam pengolahan limbah kelapa dan anyaman rotan.
Pelatihan kerajinan limbah kelapa berlangsung di Pendopo Kecamatan Biduk-Biduk, diikuti 15 peserta dari lima kampung setempat.
Sementara pelatihan anyaman rotan dilaksanakan di Gedung Kesenian Teluk Sumbang, yang juga diikuti 15 peserta dari berbagai kampung di Kecamatan Biduk-Biduk, Sambaliung, Kelai, dan Segah.
“Kami hadirkan juga narasumber pelatihan berasal dari Balai Kerajinan dan Batik Yogyakarta serta Demoproduksi (DST),” ujarnya.
Narasumber akan memberikan materi melalui metode presentasi, dialog interaktif, hingga praktik partisipatif.
Edy Suswanto juga menegaskan, limbah yang sebelumnya dianggap tak bernilai dapat berubah menjadi produk ekonomi tinggi setelah diproses melalui pelatihan yang berkelanjutan.
“Produk kerajinan ini dapat menjadi usaha baru bagi peserta, bahkan berpeluang menjadi oleh-oleh khas wisata Biduk-Biduk,” katanya.
Camat Biduk-Biduk, Hasmawi, mengapresiasi pelatihan ini karena limbah kelapa selama ini dinilai kurang dimanfaatkan.
“Sabut kelapa, tempurung, hingga patoknya bisa dibuat menjadi suvenir khas Biduk-Biduk. Identitas produk daerah sangat penting sebagai daya tarik wisatawan,” ujarnya.
Program ini diharapkan mampu memperkuat UMKM lokal, mengurangi limbah yang tidak terolah, serta membuka peluang kerja sama antarperajin maupun dengan sektor pariwisata.
Pemerintah kecamatan dan Dekranasda Berau menegaskan komitmen untuk terus mendukung pengembangan industri kerajinan berbasis potensi lokal.
“Saya harap, pelatihan ini mampu mengembangkan kreativitas para pengrajin,” tandasnya.
Editor: Erwin