Pelaksanaan kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) di Bumi Batiwakkal, sejalan dengan visi Pemkab Berau untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Kepala BKPSDM Berau, Sri Eka Takariyati, menjelaskan pelaksanaan PKP Tahun 2025 berlangsung mulai 17 Juni hingga 10 Oktober 2025, sementara Latsar CPNS Angkatan I dan II dilaksanakan pada 30 Juni hingga 10 Oktober 2025 lalu.
Kedua pelatihan tersebut menggunakan metode blended learning, yaitu perpaduan antara pembelajaran klasikal dan nonklasikal, yang dinilai efektif menjawab tantangan dunia kerja modern.
Pelaksanaan PKP ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan pelayanan di kalangan pejabat pengawas. Sementara, Latsar CPNS sendiri dirancang untuk membangun integritas moral, kejujuran, nasionalisme, karakter unggul, serta memperkuat profesionalisme ASN sejak dini.
“Untuk peserta PKP ada 34 peserta dan Lastsar Angkatan I dan II masing-masing 40 peserta,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan PKP dan Latsar bagi CPNS di Lingkup Pemkab Berau.
Gamalis menilai, keberadaan ASN yang profesional, inovatif, dan berintegritas menjadi kunci dalam mewujudkan pemerintahan akuntabel dan profesional
“Saya mengapresiasi kepada seluruh peserta yang telah konsisten mengikuti pelatihan ini hingga menghasilkan aksi perubahan yang nyata untuk kemajuan daerah,” ujar Gamalis.
Seperti diketahui, enam dati misi Pemkab Berai ialah mewujudkan SDM yang sehat, cerdas, unggul, produktif, berakhlak dan berbudaya melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.
Sehingga, untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, inovatif dan berintegritas, diperlukan SDM yang siap memberikan pelayanan berkualitas kepada masyarakat.
Oleh karena itu, Gamalis mengingatkan agar pelatihan ini tidak berhenti hanya pada penyusunan laporan akhir saja, tetapi harus diimplementasikan dalam tindakan nyata di lapangan.
“Tidak mungkin perubahan bisa tercapai tanpa komitmen bersama. Sebab, kepuasan publik adalah ukuran keberhasilan ASN dalam menjalankan amanah,” tutupnya.
Kegiatan ini sekaligus peluncuran Sistem Pembelajaran Terintegrasi ASN Kabupaten Berau atau “Berau Corporate University”, bekerja sama dengan Pusat Pembelajaran dan Pengembangan (Pusjar) SKPP Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.
Editor: Erwin