Sebagai gantinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Perikanan (Diskan) menggelar Safari Gemarikan sekaligus meresmikan Pasar Rakyat Merah Putih di Kampung Bukit Makmur, Kecamatan Segah, pada Sabtu (20/9/2025) hari ini.
Kepala Kampung Bukit Makmur Saidin Saputra menyampaikan bahwa wilayah Segah sebenarnya memiliki potensi perikanan, meski bukan berasal dari laut.
Dengan dominasi perkebunan dan pertanian, masyarakat Segah lebih banyak menikmati hasil ikan tawar. “Selama ini kami mengandalkan potensi lokal, tetapi ke depan kami berharap dengan adanya Pasar Rakyat Merah Putih ini, masyarakat juga bisa menikmati ikan laut yang didistribusikan dari daerah pesisir,” kata Saidin.
Kehadiran pasar rakyat ini menjadi simbol upaya pemerataan akses pangan, sehingga masyarakat di pedalaman maupun dataran tinggi bisa memperoleh gizi dari sumber protein laut sebagaimana masyarakat pesisir.
Sementara Plt Kepala Diskan Berau Maulidiyah menjelaskan kalau Safari Gemarikan ini dilaksanakan berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Diskan Berau tahun 2025.
Semula, ikan segar yang disiapkan sebanyak 3,7 ton akan digunakan dalam kegiatan Manutung Jukut. Namun, setelah adanya perubahan kegiatan, ikan tersebut dialihkan ke program Safari Gemarikan.
“Ikan segar ini sudah kami siapkan dalam bentuk 1.500 paket, dengan masing-masing paket berisi 2,5 kilogram. Distribusi dilakukan di Segah dan Kelay yang merupakan wilayah terjauh dari akses laut,” jelas Maulidiyah.
Langkah ini sekaligus menjawab tantangan distribusi pangan di Berau yang memiliki kondisi geografis beragam, mulai dari pesisir, dataran tinggi, hingga pedalaman. Dengan adanya program ini, diharapkan tidak ada lagi kesenjangan dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.
Berdasarkan data Diskan Berau tahun 2024 menunjukkan bahwa tingkat konsumsi ikan masyarakat Berau mencapai 69,18 kilogram per kapita per tahun.
Angka tersebut menempatkan Berau di posisi tertinggi jika dibandingkan rata-rata tingkat konsumsi di tingkat provinsi maupun nasional. “Ini pencapaian yang membanggakan. Namun, bukan berarti kita berhenti di sini. Justru harus terus kita tingkatkan dengan kegiatan-kegiatan seperti Safari Gemarikan,” kata Maulidiyah.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas hadir didampingi Wakil Bupati Gamalis membuka kegiatan tersebut. “Meski bentuk kegiatannya berbeda, namun maknanya tetap sama. Kita ingin masyarakat semakin memahami pentingnya mengonsumsi ikan, baik untuk kesehatan maupun peningkatan gizi, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil,” kata Sri.
Arahan Presiden melalui Kemendagri mendorong agar kegiatan perayaan hari jadi daerah dapat dikemas lebih bermanfaat.
Karena itu Pemkab Berau menjadikan Safari Gemarikan sebagai program yang tidak hanya bernuansa perayaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bersamaan dengan adanya Safari Gemarikan dan peresmian Pasar Rakyat Merah Putih, manfaat yang dirasakan masyarakat tidak hanya sebatas hiburan. “Kami ingin perayaan hari jadi bukan hanya meriah, tetapi juga memberi dampak langsung bagi kesejahteraan warga,” tegasnya.
Banyak kampung di Berau yang letaknya jauh dari laut, sehingga akses terhadap ikan laut terbatas menjadi tantangan tersendiri
Dengan pasar rakyat merah putih ini diharapkan semua masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Segah dapat menjadi pusat perdagangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Saya harap, pasar ini menjadi harapan baru bagi masyarakat setempat. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga sebagai wadah untuk menjual hasil pertanian dan perkebunan masyarakat,” pungkas Sri.
Editor: Aspian Nur