Pelantikkan PPPK Tahap II ini merupakan optimalisasi dari formasi tahun 2024 yang terdiri dari 56 Tenaga Fungsional Tenaga Kesehatan, 209 Tenaga Fungsional Guru, 89 Tenaga Teknis lainnya lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.
Sesuai misi Pemkab Berau, yakni menciptakan tata pemerintahan yang bersih, berwibawa, transparan dan akuntabel, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal PPPK agar menjadi pegawai pemerintah yang profesional.
"Saya harap, seluruh aspek sebagai pegawai tenaga kerja PPPK ini dapat diterapka dalam bekerja setiap harinya," ucap Sri usai melantik.
Selain itu, Sri Juniarsih Mas menyebut untuk mewujudkan visi dan misi Pemkab Berau diperlukan kecakapan dari seluruh PPPK yang meliputi pengetahuan dan keterampilan secara intelektual, emosional dan spiritual serta loyalitas yang tinggi kepada pimpinan.
Terlebih, di era digital seperti saat ini, teknologi menjadi tuntutan yang tidak terelakkan termasuk dalam melaksanakan tugas sebagai abdi negara.
Diharapkan semua ASN di Kabupaten Berau dapat memberikan kontribusi terbaiknya terhadap pembangunan pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan visi dan misi Pemkab Berau yang maju dan sejahtera dengan sumber daya manusia yang handal.
"Karena sebagai PPPK tentu banyak diingikan oleh banyak pihak khususnya honorer maupun PTT. Berikanlah kinerja dan pengabdian terbaik untuk Bumi Batiwakkal," tutupnya.
Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Berau, Sri Eka Takariyati menjelaskan Pemkab Berau berkomitmen untuk penyelesaian Tenaga Non ASN dengan membuka lowongan formasi PPPK sejumlah 1.990 formasi.
"Kami berkomitmen menyelesaikan masalah tenaga non-ASN dengan membuka peluang yang sebesar-besarnya melalui formasi PPPK. Ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Berau dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di birokrasi daerah," jelasnya
Editor: Aspian Nur