Keputusan ini diambil sebagai bentuk tindak lanjut dari arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang meminta pemerintah daerah untuk menjaga kondusivitas wilayah serta menghindari kegiatan seremonial yang bersifat berlebihan.
Kepastian tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi persiapan HUT Kabupaten Berau, yang digelar di Kantor Bupati Berau, pada Selasa (2/9/2025) sore.
Rapat tersebut dipimpin oleh Asisten I Sekretariat Kabupaten Berau, M. Hendratno, yang hadir mewakili Bupati Berau.
Dalam keterangannya, Hendratno menjelaskan bahwa seluruh agenda kegiatan sejatinya telah disusun dan dirancang secara matang oleh panitia. Namun, dengan adanya arahan dari pemerintah pusat, maka Pemkab Berau mengambil langkah untuk menyesuaikan.
“Seluruh agenda sudah tersusun, namun harus mengikuti arahan pusat. Jadi untuk sementara, statusnya pending atau ditunda,” ujarnya.
Arahan Kemendagri tersebut menekankan agar kegiatan seremonial yang terkesan sebagai pemborosan anggaran, seperti hiburan musik atau pesta rakyat, sebaiknya ditiadakan.
Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas daerah serta fokus pada kegiatan yang lebih memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Sebagai pengganti kegiatan yang ditunda, Pemkab Berau mendorong panitia untuk menyusun program alternatif yang lebih sederhana dan bermakna, seperti kegiatan bakti sosial, pemberian bantuan kepada masyarakat kurang mampu, donor darah, atau bentuk kegiatan sosial lainnya yang mencerminkan semangat hari jadi.
Meski sebagian besar kegiatan dibatalkan atau ditunda, Pemkab Berau memastikan bahwa tiga agenda inti dalam rangka peringatan hari jadi tetap akan dilaksanakan.
Tiga rangkaian itu, Upacara Hari Jadi Kabupaten Berau, Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Berau yang akan dilaksanakan secara tertutup dan terbatas dan Tabligh Akbar, yang akan dikoordinasikan oleh Forkopimda.
“Kami pastikan tiga agenda utama tetap berjalan dengan khidmat dan terukur. Ini adalah bentuk penghormatan atas sejarah berdirinya Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb,” tambahnya.
Dirinya juga menekankan fokus utama dalam peringatan tahun ini adalah pada nilai-nilai kebersamaan, kesederhanaan, dan manfaat langsung kepada masyarakat, bukan pada kemeriahan semata.
Rencana awal perayaan HUT Kabupaten Berau tahun ini sebenarnya mencakup berbagai acara hiburan dan kegiatan publik, termasuk pesta rakyat, konser musik, dan karnaval budaya.
Namun, seluruh agenda tersebut kini masuk dalam status penundaan hingga waktu yang belum ditentukan.
“Kami harap masyarakat memahami dan mendukung keputusan ini. Situasi saat ini memang mengharuskan kita lebih bijak dalam menyelenggarakan kegiatan yang menggunakan anggaran daerah,” tutupnya.
Editor: Erwin