Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi tata ruang dan perkembangan pembangunan yang terus berubah.
Kepala DPUPR Berau, Fendra Firnawan mengatakan, meski secara garis besar perencanaan drainase tetap mengacu pada desain lama, namun ada beberapa penyesuaian teknis yang harus dilakukan agar lebih sesuai dengan kondisi terkini.
“Progres tetap berpedoman pada blueprint sebelumnya, hanya saja ada review untuk disesuaikan kembali dalam perencanaan selanjutnya,” ujarnya.
Perubahan ini, Kata Fendra tidak bersifat mayor, tetapi lebih pada penyesuaian dengan kondisi aliran sungai, ketinggian, hingga pembukaan lahan.
Menurutnya, perkembangan pembangunan perumahan dan infrastruktur membuat daerah resapan air semakin berkurang.
Sehingga, potensi banjir di sejumlah kawasan semakin meningkat. Itu sebabnya, desain drainase juga harus menyesuaikan.
“Kalau dulu lahan satu hektare masih berupa rumput, sekarang bisa jadi sudah berubah menjadi deretan rumah. Itu jelas berpengaruh pada daya resapan,” tambahnya.
Adapun elevasi dan kapasitas saluran drainase perlu ditingkatkan agar mampu menampung debit air lebih besar, yakni perubahan tata ruang yang membuat beberapa daerah yang dulu berupa bukit kini sudah berubah fungsi menjadi kawasan perumahan.
Kondisi ini menuntut DPUPR untuk memastikan desain drainase tidak hanya mempertahankan konsep lama, tetapi juga mampu menjawab tantangan lingkungan yang ada saat ini.
Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan, pada tahun 2025 ini peningkatan infrastruktur telah digencarkan. Mulai dari, revitalisasi, peningkatan jalan dan drainase hingga lanjutan pembangunan tahun sebelumnya.
Sri Juniarsih menyadari, persoalan banjir dan sampah masih menghantui wajah Kota Berau. Hal ini masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Daerah untuk terus mempercantik wajah kota. “Saya minta, banjir dan sampah ini bisa rampung,” tegasnya.
Menurut Sri, drainase yang tersumbat akibat tumpukkan sampah, lumpur atau rumput jelas akan menimbulkan luapan air yang tidak mengalir dengan baik dan ketika turun hujan dengan durasi yang cukup deras akan menimbulkan genangan air hingga banjir yang meluap ke jalan.
Ia mengingatkan, kepada OPD terkait agar segera menangani persoalan ini. “Persoalan banjir ini harus kita tuntaskan. Jangan sampai banjir masih menjadi permasalahan yang terus menghantui Berau,” tutupnya.
Editor: Erwin