Hal itu terlihat saat Gamalis menghadiri pembukaan Abut Barintak Gurimbang Fest dalam rangka Hari Jadi ke-182 Kampung Gurimbang di Aula Kampung Gurimbang, Sambaliung, Berau, Kamis (14/8/2025).
Kampung Gurimbang sebagai kampung komunitas masyarakat Banua, dapat menjadi kampung budaya, dengan melestarikan adat budaya banuanta.
“Tradisi Banua, seperti bahasa banua yang kita miliki, hendaknya kita gunakan sehari-hari dan dikenalkan kepada generasi kita agar terus bermanfaat. Begitupun dengan makanan, kesenian, dan aspek-aspek lainnya,” pesan Gamalis.
Untuk itu, melalui momentum peringatan hari jadi kampung ini, Gamalsi mengajak kepada seluruh elemen dan perangkat kampung untuk berbenah dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.
Sebab, budaya merupakan aset yang harus dijaga dan terus dipelihara sebagai kekuatan fondasi bagi kemajuan daerah. Abut Barintak ini dapat menjadi pondasi kekompakan dalam memberikan dukungan, sebagaimana komitmen Pemkab Berau dalam memajukan kampung dan kebudayaan.
Terutama dalam menggali potensi untuk dikembangkan, misalnya pertanian padi sawah, dan juga ekonomi kreatif, yang bisa dikembangkan sebagai oleh-oleh khas kampung, yang dapat dinikmati oleh wisatawan yang datang ke Kabupaten Berau.
“Saya mendorong peran serta berbagai pihak, untuk terus melestarikan dan memberikan manfaat bagi generasi-generasi selanjutnya,” ucapnya.
Tak hanya itu, dirinya menginstruksikan kepada seluruh OPD, agar mengamati kebutuhan yang harus dipenuhi di Kampung Gurimbang.
“Saya berharap, Kampung Gurimbang dapat menjadi kampung yang semakin berprestasi dan memberikan kesejahteraan untuk masyarakat,” tutupnya.
Editor: Erwin