Itu terkait proyek pengembangan pembangunan gedung rumah sakit yang di media sosial justru ramai disebut sebagai bangunan “sarang walet”, bukan “Gedung Walet”, nama yang diberikan pihak rumah sakit.
Direktur RSUD dr Abdul Rivai Jusram hanya bisa tersenyum saat dikonfirmasi Korankaltim.com terkait hal itu. Dirinya mengaku rumor ini cukup meresahkan pihak manajemen apalagi ditambah kabar kalau tipe kelas rumah sakit tersebut turun.
Dijelaskannya, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Bumi Batiwakkal mereka melakukan pembangunan pengembangan rumah sakit sejak tahun 2023 lalu yang diberi nama Gedung Walet.
Nama itu diberikan karena memiliki filosofi tersendiri. Burung walet dikenal sebagai hewan yang bekerja cepat, disiplin dan presisi dalam bekerja, sehingga filosofi ini diharapkan dapat menjadi tujuan dalam pelayanan kesehatan dengan cepat dan tepat sasaran dalam melayani masyarakat. "Filosofi itu inilah yang ingin kami wujudkan," tegas Jusram.
Pembangunan pengembangan RSUD dr Abdul Rivai ini menggunakan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sekitar Rp70 Miliar dengan cara bertahap selama tiga kali tahun anggaran.
"Walau dana BLUD yang diterima besar sekitar Rp70 miliar, tapi kami menggunakan secara bertahap selama tiga kali tahun anggaran," paparnya.
Pembangunan gedung pengembangan RSUD dr Abdul Rivai ini bukan sekedar membangun gedung biasa. Dibutuhkan spesifikasi khusus yanh sesuai dengan aturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).
Dalam gedung tersebut disiapkan layanana ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), kamar tindakan operasi medis dan ruang intensive care unit (ICU). Peningkatan pelayanan tersebut dilakukan demi menjaga status rumah sakit plat merah yang saat ini masih kelas C.
“Di Kaltim cuma Berau yang mampu membangun gedung baru pakai uang yang dikelola oleh rumah sakit, di daerah lain masih bergantung dengan APBD,” sebut Jusram.
Pembangunan Gedung Walet ini memerlukan waktu yang cukup lama dan bertahap. Namun manajemen terus bergerak cepat dalam meningkatkan dan mempertahankan pelayanan kesehatan di RSUD dr Abdul Rivai lebih baik lagi.
"Memang tidak bisa cepat karena ada spesifikasi pembangunan gedungnya. Tapi kami mengupayakan pembangunan pengembangan gedung walet ini segera digunakan," pungkas Jusram.
Editor: Aspian Nur