Aksi ini dilakukan, selain memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS), juga dilakukan sebagai upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk mempercantik kawasan wisata kuliner Bumi Batiwakkal.
Selain itu, aksi bersih-bersih ini menjadi gagasan Sri Juniarsih Mas yang bertujuan agar kawasan ikon Berau tersebut tetap terawat setelah Pemkab Berau memberikan perhatian lebih pada Tepian Segah dan Tepian Teratai.
Tidak sekedar gagasan, Perempuan Nomor Satu di Bumi Batiwakkal itu, turun langsung membersihkan dan menyikat kawasan Tepian Segah.
"Saat ini Tepian Sungai Segah sudah cantik tinggal kita yang harus merawatnya. Jangan banyak sampah dan kebersihan dijaga, seperti meja, kursi jangan sampai kotor," ucap Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas.
Ia menyadari, permasalahan sampah hampir dihadapi oleh seluruh daerah. Namun, sampah akan tetap menjadi masalah bila seluruh elemen tidak bisa bergotong-royong dan sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Oleh karena itu, melalui momentum aksi bersih-bersih sampah ini, ia meminta komitmen dan kolaborasi berbagai pihak untuk ikut peduli, sekaligus mewujudkan aksi nyata dalam menangani permasalahan sampah di Kabupaten Berau.
Sehingga, Sri Juniarsih menekankan kepada seluruh pelaku UMKM baik itu di kawasan Tepian Segah maupun Tepian Teratai, agar lebih bertanggungjawab terhadap pengelolaan sampah, sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Berau Nomor 1 Tahun 2017.
"Saya harap, aksi ini dapat memberikan kesadaran bagi seluruh masyarakat, terkhusus para penjual di kawasan tepian, untuk menjaga kawasan ini tetap asri, bersih dan bebas dari sampah," tutupnya.
Editor: Erwin