Bangunan yang terbakar terdiri atas sebuah bengkel motor, warung sembako, serta tempat usaha pangkas rambut.
Dalam insiden tersebut, juga menyebabkan tiga orang mengalami luka bakar dan harus segera dilarikan ke fasilitas layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Salah satu korban yang mengalami luka bakar merupakan pemilik dari bengkel yang menjadi awal mula api terlihat. Dua orang lainnya merupakan petugas damkar dan relawan pemadam.
Berdasarkan keterangan warga bernama Radita, sebelum kebakaran terjadi, warga sekitar sempat mendengar suara ledakan yang cukup keras dan mengejutkan yang berasal dari sebuah bengkel motor.
Diduga, ledakan terjadi saat pemilik bengkel tengah memperbaiki sepeda motor milik seorang anggota kepolisian. Ledakan berasal dari bagian busi motor.
Karena bangunan bengkel berbahan dasar kayu, percikan api dari ledakan dengan cepat membakar seluruh bagian bengkel.
“Waktu saya lihat api dari dalam bengkel, warga langsung teriak minta tolong,” ungkapnya kepada Korankaltim.com.
Kondisi semakin diperparah dengan adanya bangunan yang merupakan warung sembako sekaligus penjual bensin dan tabung gas.
Seketika, api membesar dan merambat sisi kiri dan kanan bengkel yang merupakan bangunan pangkas rambut serta warung sembako.
Dalam kejadian ini, pemilik bangunan warung sembako mengalami kerugian finansial cukup besar. Pasalnya, uang yang diduga berjumlah puluhan juta harus terbakar akibat kejadian ini.
Bahkan, pemilik bengkel mengalami luka bakar serius di bagian kakinya dan harus dilarikan ke Rumah Sakit terdekat.
Sementara itu, Komandan Regu Damkar Tanjung Redeb, Agus, mengungkapkan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 14.57 Wita.
Usai mendapat laporan, pihaknya segera mengerahkan sembilan unit mobil pemadam, termasuk dari pos Kecamatan Sambaliung untuk membantu proses pemadaman.
“Saat petugas tiba, api sudah membesar. Mungkin karena area padat penduduk dan banyak material mudah terbakar. Kami kerahkan semua unit yang ada, tapi memang personel kita masih terbatas,” ujar Agus.
Dari kejadian tersebut, tiga orang dilaporkan mengalami luka bakar. Diantaranya seorang relawan yang terkena sengatan listrik dan atu petugas damkar mengalami luka bakar di tangan akibat ledakan bensin, termasuk pemilik bengkel. Ketiganya kini telah mendapatkan perawatan di Puskesmas setempat.
“Satu anggota kami menjadi korban dan satu orang relawan, termasuk pemilik bengkel. Kami belum tau pasti penyebab kebakaran dan saat ini, pihak kepolisian sedang menyelidiki lebih lanjut,” tutupnya.
Editor: Erwin