Kegiatan dihadiri Ketua Baznas Provinsi Kaltim, Ahmad Nabhan, Ketua Baznas Berau, Busransyah serta Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis sekaligus membuka kegiatan di Rumah Sehat Baznas (RSB) Berau Jalan SA Maulana, Tanjung Redeb, Minggu (6/7/2026).
Ketua Baznas Provinsi Kaltim, Ahmad Nabhan mengatakan, program Khitanan Massal ini merupakan lanjutan program tahun 2024 lalu di Kota Samarinda dan Kabupaten Paser.
“Dan tahun 2025 ini, kita sengaja pilih Kabupaten Berau untuk melaksanakan Khitanan Massal,” jelasnya.
Dalam ditargetkan sebanyak 500 peserta. Namun, hingga akhir hari pendaftaran, hanya terkumpul 300 peserta.
Namun, untuk 200 peserta lainnya akan di programkan ke kecamatan-kecamatan yang jauh dari perkotaan, sehingga masyarakat tidak perlu biaya lagi untuk datang ke RSB Berau.
“Jadi ada 300 anak yang akan kita layani selama dua hari ini. Hari pertama 200 orang anak dan keesokannya 100 orang anak,” ungkapnya.
Dirinya berharap, kegiatan Khitanan Masal ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat kurang mampu. Terlebih, dengan keberadaan RSB ini diharapkan mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Jangan sampai warga yang datang ke RSB ini tidak terlayani dengan baik. Bagi warga yang tidak mampu, Baznas yang akan membayari. Baik Baznas Provinsi Kaltim maupun Baznas Berau. Itu harapan kita terdepannya,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Berau, Busransyah mengatakan dalam proses Khitanan Massal ini memerlukan standar pelayanan medis yang tinggi. Sehingga pihaknya telah menggandeng Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam mengawasi pelaksanaan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur. (SOP).
Dari total target 500 pesert , ada 200 peserta yang bakal dilakukan sistem jemput bola.
“Rencananya kita akan jemput bola ke kecamatan yang jauh. Karena, bila mereka harus kesini, memerlukan transportasi dan pembayaran yang besar. Jadi mungkin kita yang menyasar ke sana,” tandasnya.
Sementara itu, Wabup Berau, Gamalis mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu khususnya untuk menyediakan sarana khitanan bagi anak-anak yang kurang mampu.
“Tentunya untuk mempermudah masyarakat yang kurang mampu, sehingga dapat menjalankan kewajiban mereka sebagai orang tua,” ujar Gamalis.
Selain itu, Gamalis menyampaikan terima kasih kepada Baznas Provinsi Kaltim yang telah memilih Kabupaten Berau sebagai kota terselenggaranya Khitanan Masal ini.
“Semoga ke depan, kita bisa menjalin dan menjaga kerja sama, karena ada banyak masyarakat yang juga membutuhkan kegiatan ini,” tegasnya.
Editor: Erwin