Di Tengah Efisiensi Anggaran, Jembatan Pulau Besing Tetap Jadi Prioritas DPUPR Berau
2 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau akan melaksanakan pembangunan Jembatan Pulau Besing di Kecamatan Gunung Tabur pada tahun 2025.
Pembangunan infrastruktur tersebut tetap menjadi skala prioritas di tengah upaya efisiensi anggaran.
Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, menjelaskan bahwa proyek pembangunan Jembatan Pulau Besing masuk dalam daftar skala prioritas di tahun ini. Meski demikian, pengalokasian anggaran dilakukan secara bertahap.
“Tahun ini tetap ada pengerjaannya. Tapi anggarannya menyesuaikan kemampuan anggaran daerah,” ujarnya, Selasa (24/6/2025).
Masuknya Jembatan Pulau Besing dalam daftar pengerjaan prioritas DPUPR Berau disebabkan oleh kondisi jembatan yang saat ini telah berusia tua dan cukup rawan mengalami kerusakan.
Terlebih lagi, jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses masyarakat untuk menuju Kampung Pulau Besing.
Junaidi mencatat, sebagian besar jembatan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah memerlukan perbaikan, baik berupa pemeliharaan ringan maupun pembenahan total.
“Ada beberapa pengerjaan lainnya. Tapi kami tidak bisa sekaligus selesaikan. Harus ada skala prioritasnya,” ungkapnya.
Selain Jembatan Pulau Besing, yang masuk perhatian DPUPR Berau, ialah Jembatan penghubung Kampung Tepiah Buah dan Kampung Gunung Sari di Kecamatan Segah.
Untuk jembatan tersebut, pihaknya akan melakukan secara menyeluruh, termasuk penguatan struktur fondasi (offride) yang sempat longsor pada 2022 lalu.
Di mana, perbaikan akan fokus di bagian fondasi jembatan yang sempat longsor. Sehingga, pengerjaan kemungkinan akan berlanjut hingga tahun anggaran 2026 mendatang.
“Kemungkinan bisa perbaikan total. Karena kami akan fokus di bagian fondasi jembatan dan itu tidak bisa selesai di tahun ini,” sebutnya.
Pihaknya berharap alokasi anggaran tahun ini dapat mencukupi untuk memulai pengerjaan yang masuk dalam skala prioritas DPUPR Berau.
Terlebih, keberadaan jembatan dan jalan menjadi pengerjaan yang begitu krusial sebab menjadi penghubung ekonomi, sosial, dan layanan publik antarwilayah di Berau.
“Jadi, program penanganan jembatan, mulai dari pembangunan, pemeliharaan dan peningkatan pasti kami lanjutkan pengerjaannya. Tetapi secara bertahap,” tutupnya.
Editor: Erwin









