Sebanyak 150 jemaah haji asal Berau dijadwalkan tiba di Bumi Batiwakkal, Sabtu ( 23/6/2025) sekitar pukul 13.00 Wita dengan menggunakan maskapai Sriwijaya Air.
Kepala BLU UPBU Kelas I Kalimarau, Patah Atabri, menyampaikan bahwa kebijakan parkir gratis ini diterapkan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penumpukan kendaraan penjemput di area bandara.
"Jadi, untuk tanggal 23 Juni 2025 akan dibebaskan biaya parkir baik mobil dan motor, biar tidak macet," jelasnya, Kamis (19/6/2025).
Lanjutnya, sistem penjemputan tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Jemaah haji tahun 2025 ini dijemput menggunakan maskapai dengan sistem reguler, sehingga jadwal penerbangan akan sesuai dengan jadwal penerbangan.
"Tahun ini, Pemkab Berau pakai sistem reguler. Berbeda dengan tahun lalu, dengan sistem carter dan dari segi biaya lebih mahal," jelasnya.
Karena menggunakan sistem reguler, menjadi pekerjaan rumah (PR) tersendiri bagi Bandara Kalimarau. Pasalnya, 150 jemaah haji akan bercampur dengan penumpang reguler lainnya.
"Untuk total seatnya ada 180, jemaah haji kita 150, jadi masih sisa 30 lagi. Itu yang jadi tugas kami juga. Karena takut mengganggu turunnya penumpang lain," ungkapnya.
Selain mengantisipasi kemacetan kendaraan di Bandara, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP untuk memastikan keamanan selama jemaah haji tiba di Berau dan bertemu keluarga.
"Memang, yang namanya kedatangan jemaah haji, pasti lebih banyak yang menjemput. Katanya untuk mencari berkah," tuturnya.
Termasuk kebersihan sampah-sampah sekitar area penjemputan. Pihaknya, akan menyediakan tempat sampah tambahan di area penjemputan.
"Kami akan membantu semaksimal mungkin, agar proses jemaah haji keluar dari pesawat sesuai jadwal," tutupnya.
Editor: Erwin