Hal ini disampaikan Kapolres Berau AKBP Khairul Basyar kepada Korankaltim.com Jumat (30/5/2025) hari ini setelah polisi melakukan interogasi kepada MR. "Iya, MR mengaku tidak bertindak sendiri," kata Khairul.
MR, pria berusia 26 tahun itu tidak bekerja sendirian karena disuruh oleh ER yang mana menurut pengakuan MR, mereka berdua menyedot bensin dari sepeda motor Mio GT KT 3455 GS menggunakan selang dan menampungnya di dalam botol air mineral.
ER kemudian masuk ke rumah yang memiliki dua pintu dengan satu pintu dalam keadaan kosong dan satu lagi dihuni oleh keluarga Abdul. Di dalam rumah tersebut, ER menyiramkan bensin ke tumpukan karton dan pakaian, lalu menyalakan api menggunakan korek gas yang dibawanya.
Setelah api menyala, keduanya keluar dari rumah. Namun, MR kembali masuk dan melakukan pencurian berupa uang tunai sebesar Rp292.000 Ribu dan perhiasan imitasi, sebelum kembali menyalakan api di bagian rumah lainnya.
“MR mengakui dirinya tidak sendiri sementara ER alias S berperan aktif dalam aksi pembakaran pertama. Kami akan terus mendalami kasus ini untuk mengejar pelaku lainnya,” tegas Khairul lagi.
Akibat peristiwa ini, lima rumah kayu habis terbakar dengan total kerugian mencapai sekitar Rp300 Juta.
Saat ini polisi masih terus mendata korban terdampak dan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kriminalitas di tengah situasi darurat.
“Kami pastikan proses hukum terhadap pelaku akan berjalan secara tuntas dan transparan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah membantu pengungkapan kasus ini,” sebut Khairul.
Diketahui, kasus ini terungkap setelah seorang warga di lokasi kebakaran memergoki MR beraksi ditengah kepanikan atas terjadinya kebakaran tersebut. Toto, warga tersebut, melihat seorang pria berpakaian menyerupai petugas pemadam kebakaran terlihat keluar-masuk rumah warga yang belakangan diketahui adalah MR dan masuk ke rumah warga dengan dalih ingin menyelamatkan barang warga dari amukan api. Namun ternyata MR hanya berniat mencuri uang tunai dan perhiasan milik korban yang panik akan musibah kebakaran tersebut.
MR memanfaatkan situasi darurat untuk melakukan pencurian dan Toto memergoki MR berada di dalam kamarnya dan berpura-pura menanyakan keberadaan barang berharga namun tak lama kemudian, kamarnya turut terbakar.
Setelah api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.50 WITA MR berhasil diamankan pihak kepolisian. Saat proses penangkapan, warga yang emosi sempat mengamuk dan nyaris menghakimi MR sebelum akhirnya diamankan oleh anggota kepolisian yang berjaga di lokasi.
Polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai, perhiasan imitasi, satu korek api, pakaian pemadam kebakaran, celana taktikal, sepatu boot dan nozel.
Editor: Aspian Nur