Mengangkat tema Peningkatan Kapasitas Perempuan Melalui Penguatan Pengetahuan, Mengasah Kreativitas dan Profesional Dalam Bekerja, seminar ini menghadirkan narasumber dari Pendiri Sri Sumahardani Academy, Sri Sumahardani yang diikuti kurang lebih 200 peserta yang terdiri ASN perempuan dari berbagai OPD, perwakilan organisasi perempuan dan anggota perempuan DPRD Berau.
Kepala DPPKBP3A Berau, Rabiatul Islamiah mengatakan seminar literasi kepemimpinan perempuan merupakan keinginan Bupati Berau dengan menghadirkan narasumber dari pendiri Sri Sumahardani Academy untuk para kaum pemimpin perempuan di Kabupaten Berau.
Dengan adanya seminar ini, diharapkan dapat dijadikan wadah untuk memfasilitasi para kaum perempuan di lingkup Pemkab Berau bertujuan untuk menjadi pemimpin pembangunan daerah sebagaimana kepala daerah Kabupaten Berau saat ini.
“Karena, seminar ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan bagi kaum pemimpin perempuan di Berau,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan Pemkab Berau memiliki perhatian besar terhadap peningkatan kapasitas perempuan.
Dengan melaksanakan agenda pembangunan dengan perspektif gender dan terus di mengawal program Pengarusutamaan Gender (PUG) melalui berbagai langkah, termasuk pembinan terhadap organisasi perempuan dan memberikan peluang serta kesempatan yang sama bagi perempuan untuk bersaing di berbagai bidang.
Terlebih, saat ini kesetaraan gender kini tercipta di berbagai sektor dan lini kehidupan di Bumi Batiwakkal. Ini menunjukkan, bahwa kehadiran perempuan sangat diperhitungkan dan dinilai mampu mengambil peran strategis, setara dengan kaum laki-laki.
“Untuk itu, kami berupaya menghadirkan ruang yang adil, aman, dan menjamin ketersediaan akses pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan bagi perempuan, dengan memberikan penilaian secara objektif dengan mengedepankan perspektif gender yang berkeadilan,” ujarnya.
Sri Juniarsih juga mengakui, perjuangan Raden Ajeng Kartini juga terwujud di Kabupaten Berau.
Hal itu terlihat, banyaknya perempuan Berau yang berprestasi dan dipercaya duduk di kursi pemerintahan, memegang berbagai peranan penting, serta telah membuktikan kapasitas dirinya sebagai figur yang kuat.
“Hari ini, tokoh-tokoh perempuan telah banyak mewarnai perjalanan pembangunan serta kemajuan Kabupaten Berau,” ungkapnya.
Sehingga, kehadiran kaum perempuan dalam pembangunan daerah telah terbukti memberikan sumbangsih berarti meningkatkan dalam yang kesejahteraan keluarga.
Berbagai organisasi wanita yang ada, semuanya terhubung pada satu benang merah yang sama yakni pemberdayaan perempuan. Sebab, manakala perempuan telah berdaya, ia akan mampu memberdayakan keluarganya.
“Saya mengajak semua kaum perempuan untuk terus berkiprah sesuai kelebihan diri kita masing-masing. Saya yakin, perempuan Kabupaten Berau adalah perempuan yang hebat. Perempuan maju, tanpa meninggalkan fitrahnya sebagai ibu rumah tangga (IRT),” tutupnya.
Editor: Erwin