Musrenbang merupakan forum perumusan atau pembahasan antarpelaku pembangunan, mensinergikan perencanaan pembangunan yang menjadi kebijakan pemerintah daerah dengan aspirasi yang berkembang di masyarakat dalam rangka mengatasi permasalahan daerah yang menjadi isu strategis di Kabupaten Berau.
"Kedudukan RKPD Tahun 2026 sangat strategis sebagai pelaksanaan pondasi awal pelaksanaan RPJMD 2025-2029 dan RPJPD 2025-2045. Musyawarah hari ini bertujuan untuk menetapkan prioritas pembangunan daerah tahun depan sesuai tahapan tahun kelima RPJMD Kabupaten Berau tahun 2021-2026 yang akan diintegrasikan dalam program dalam RKPD 2026," papar Bupati Berau Sri Juniarsih Mas usai membuka Musrenbang.
Bersamaan dengan berjalannya periodesasi pemerintahan yang baru tahun 2025-2029, maka dalam penentuan prioritas dan arah kebijakan harus disinkronisasi dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan visi dan misi serta program unggulan Berau periode tahun tersebut.
Untuk mendukung pencapaian kinerja ini, seluruh perangkat daerah harus mempertajam indikator serta target kinerja program serta lokasi sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah masing-masing.
Tahapan Musrenbang ini merupakan upaya yang dilakukan untuk melengkapi dan menyempurnakan rancangan berdasarkan masukan dan saran ketika pelaksanaan konsultasi publik.
"Jadi, perlu kecermatan dalam menentukan program kegiatan yang menjadi prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan sebagai upaya pencapaian sasaran pada masa transisi pemerintahan yang sedang kita lalui saat ini," jelas Sri.
Hadir pada Musrenbang ini Wakil Bupati Berau Gamalis, Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto bersama anggotanya, Sekretaris Daerah Muhammad Said, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbang) Berau Endah Ernany, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta pemangku Kesulatanan Sambaliung dan Gunung Tabur juga mantan Bupati Berau Makmur HAPK.
Editor: Aspian Nur