Kapolrese
Berau, AKBP Khairul Basyar mengatakan, kegiatan operasi ketupat mahakam
akan dilaksanakan mulai dari tanggal 26 Maret hingga 8 April 2025
mendatang.
Kegiatan pengamanan ini, akan menitikberatkan pada
tempat kegiatan wisata terutama di objek wisata Pulau Derawan dan Pulau
Maratua.
“Kami akan siapkan, pos terpadu di Bandara Kalimarau,
Pos pengamanan dan Pos Pelayanan di Derawan dan Maratua,” sebutnya,
Jumat (14/3/2025).
Penempatan pos terpadu di Bandara Kalimarau bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama arus mudik lebaran.
Selain
itu, jajaran Polres Berau juga berkoordinasi dengan seluruh Polsek yang
ada di Kabupaten Berau untuk memonitor setiap wilayah jangkauan mereka.
“Kita juga tetap antisipasi untuk pengamanan di perbatasan Kutim. Jadi semua Polsek tetap stand by,” jelasnya.
AKBP
Khairul juga mengimbau, kepada seluruh masyarakat Kabupaten Berau yang
berniat untuk bermudik untuk selalu berhati-hati sebelum meninggalkan
rumah.
Bahkan, pihaknya mengimbau untuk melaporkan terlebih dahulu ke Polsek setempat bila rumah ditinggal dalam keadaan kosong.
“Termasuk kendaraan yang digunakan untuk mudik. Tolong dicek kembali untuk mencegah kecelakaan lalu lintas,” tuturnya.
Sementara
itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said mengatakan untuk
menghadapi libur lebaran merupakan pekerjaan bersama, bukan hanya aparat
keamanan melainkan pekerjaan bersama termasuk Organisasi Perangkat
Daerah (OPD) terkait.
“Kita akan lakukan kolaborasi sinergitas
untuk memastikan kondisi yang aman kemudian masyarakat bisa terlayani
secara baik,” ucapnya.
Dirinya paham, disaat memasuki libur
lebaran mobilisasi masyarakat akan jauh lebih banyak. Namun pihaknya
akan berupaya untuk memastikan bekerja sama dengan aparat kecamatan,
kelurahan hingga tingkat RT untuk tetap mengantisipasi bilsa terjadi
gangguan-gangguan di masyarakat.
“Saya kita untuk dilevel
kecamatan kita upayakan untuk menyampaikan untuk terus membangun
kerjasama yang baik kemudian diturunkan ke tinggat kelurahan hingga RT
untuk terus memantau perkembangan yang dengan memastikan bahwa kondisi
kita aman untuk menghadapi libur lebaran,” tegasnya.
Selain itu,
dirinya juga mengimbau bagi masyarakat yang ingin meninggalkan rumah
dengan jangka waktu yang lama atau berlibur, maka sebelum meninggalkan
rumah pastikan dengan kondisi aman dan berkoordinasi dengan tetangga
sekitar untuk memgawasi rumah selama ditinggal mudik.
“Kita
berharap masyarakat yang ingin melakukan mudik atau keluar daerah untuk
memastikan keamanan paling tidak kepada tetangga agar rumah tersebut
dipastikan aman dan tidak terjadi kebakaran,” tutupnya.
Editor: Erwin