Terkait hal itu, Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Berau menggelar pelatihan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pendamping ABK dalam dua hari yaitu Selasa (25/2/2025) hari ini hingga Rabu (26/2/2025) besok.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Mufakat Tanjung Redeb ini sekaligus sebagai upaya pemenuham HAM bagi ABK di Bumi Batiwakkal.
Kepala DPPKBP3A Berau Rabiatul Islamiah disela kegiatan kepada Korankaltim.com menjelaskan, figur terdekat dari ABK adalah orangtua, keluarga dan guru pendamping, sehingga melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada sekolah-sekolah di Berau.
"Ini juga langkah kami dalam mengurangi hal-hal yang tidak diharapkan apalagi kasus sekarang banyak dialami anak-anak ABK," ujar Rabiatul.
Pelatihan ini juga bertujuan untuk memaksimalkan kemajuan dan perlindungan hak HAM secara universal melalui konsep bahasa anak.
Diketahui, jumlah ABK di Berau mengalami peningkatan sejak tahun 2021 yang berjumlah 1.069 anak terdiri dari 664 anak laki-laki dan 405 anak perempuan. "Kami berharap, anak-anak ABK di Berau mendapatkan perlindungan serta pembelajaran yang sesuai," jelas Rabiatul.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum Kesejahteraan Rakyat Sekkab Berau Warji menambahkan, pemkab memiliki komitmen dalam melaksanakan pemberdayaan terhadap ABK dan disabilitas dengan meningkatkan aksesibilitas, inklusivitas dan ruang bagu partisipasi secara berkelanjutan.
Hal itu terlihat dengan keberhasilan pembangunan terbaik II Bidang Penanganan Anak Disabilitas yang didapatkan. "Ini menunjukkan, kesejahteraan ABK sudah menjadi tanggungjawab kami termasik dalam layanan khusus," kata Warji.
Saat ini Pemkab Berau masih dihadapkan pada kondisi keterbatasan dalam upaya pemenuhan hak-hak ABK namun pihaknya senantiasa berupaya melakukan berbagai upaya dan terus menjalin kerja sama dengan seluruh perangkat terkait.
Warji mendorong Forum Peduli Anak Berkebutuhan Khusus (FP-ABK) Berau agar melaksanakan program terpadu yang dapat menghadirkan ruang setara bagi anak-anak disabilitas. "Kami berupaya untuk mewujudkan kesetaraan dan kemajuan untuk seluruh ABK termasuk keluarga mereka," pungkasnya.
Editor: Aspian Nur