Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang didampingi Wakil Bupati Berau, Gamalis, Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Berau.
Camat Talisayan, Yusup Gunawan mengakui bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah banyak memberikan pembangunan di seluruh kampung di Kecamatan Talisayan.
Namun, dalam pelaksanaannya, masih terdapat beberapa prioritas yang membutuhkan perhatian lebih dari Pemkab Berau untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di berbagai sektor.
“Tapi dalam Musrenbang ini. Usulan peningkatan infrastruktur masih menjadi prioritas dasar kami,” jelasnya.
Selain usulan dari 10 kampung, pihaknya juga menyampaikan beberapa usulan prioritas. Melihat Kecamatan Talisayan saat ini sudah jauh lebih modern mengikuti dengan perkembangan zaman.
Dirinya menyadari, jumlah pengunjung di Kecamatan Talisayan semakin banyak sehingga volume sampah ikut meningkat.
Yusup berharap, tahun ini akan ada penambahan Tempat Pembuangan Sementara (TPS).
“Talisayan sudah banyak yang berkunjung. Kami juga minta penambahan penginapan, jadi kalau ada acara seperti ini tidak bingung mencari tempat penginapan,” tandasnya.
Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menyampaikan pemerintah terus mendorong agar potensi yang ada di Kecamatan Talisayan dapat terus ditingkatkan dengan sebaik-baiknya. Begitu juga dengan infrastruktur yang ada.
Khusus tahun 2025, untuk pembangunan fisik akan dilaksanakan peningkatan infrastruktur yang menunjang perekonomian 10 kampung di Talisayan.
Mulai dari pembangunan sekaligus peningkatan jaringan irigasi Kampung Campur Sari. Kemudian, perluasan perpipaan SPAM Kampung Dumaring, penyusunan DED Kampung Talisayan.
Lalu, pembangunan sistem drainase lingkungan untuk Kampung Bumi Jaya, Suka Murya, Dumaring dan Tunggal Bumi. Kemudian jalan usaha tani Kampung Talisayan dan Suka Murya dan peningkatan akses jalan Kampung Suka Murya dan Kayu Indah dan progam rehabilitasi jembatan kampung Kampung tunggal Bumi.
Selain itu, saat melintasi jalan di perkotaan Talisayan. Ia melihat banyak sampah yang berserakkan di pinggir jalan
“Saat saya menuju ke sini, saya liat banyak sampah. Harusnya, Talisayan yang dikenal dengan kawasan wisata harusnya tata kelola sampah itu diterapkan,” ungkapnya.
Sehingga, pihaknya telah melaksankan penyusunan DED pada pembangunan Tempat Pembungan Akhir (TPA) Talisayan.
Tak hanya itu, ia meminta melalui Tim PKK Kabupaten untuk melakukan pembinaan kepada tim PKK kampung, kecamatan untuk memberikan pembinaan terkait pemilahan sampah.
“Saya berharap kebersihan dapat menjadi perhatian utama, khususnya dalam pengelolaan sampah. Jangan sampai sampah menumpuk dan menjadi masalah di masa depan. Pemerintah akan berupaya menangani ini lebih baik, tetapi masyarakat juga harus berperan aktif menjaga kebersihan lingkungannya sendiri,” pesannya.
Editor: Erwin