Kenaikan ini seiring dengan penurunan harga tiket pesawat yang sesuai dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto, terutama menjelang libur perayaan Natal dan Tahun Baru 2025.
Kepala Kantir Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin melalui Kepala Seksi Teknik Operasional Bandara Kalimarau, Budi Sarwanto mengatakan jumlah penumpang kedatangan dan keberangkatan melalui Bandara Kalimarau mengalami kenaikan signifikan hingga 1.500 orang per hari.
Berdasarkan data Angkutan Transportasi Nataru 2025 pada BLU Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Kalimarau, sejak awal Desember hingga 25 Desember 2024, jumlah kedatangan pesawat pada tahun 2024 sebanyak 68 sedangkan tahun 2023 sebanyak 59 atau tumbuh 17,24 persen.
Kemudian, jumlah penumpang kedatangan pada tahun 2024 sebanyak 5.168 orang sedangkan pada tahun 2023 sebanyak 3.569 orang atau tumbuh 44,08 persen.
Jumlah kedatangan kargo pada tahun 2024 sebanyak 35.025 sedangkan pada tahun 2023 sebanyak 12,071. Lalu, jumlah pesawat keberangkatan pada tahun 2024 sebanyak 68 sedangkan pada tahun 2023 sebanyak 59 atau tumbuh 15,25 persen.
Kemudian, jumlah penumpang keberangkatan pada tahin 2024 sebanyak 6,375 sedangkan tahun 2023 sebanyak 4,877 atau tumbuh 30,72 persen. Namun, untuk jumlah kargo keberangkatan mengalami penurunan, pada tahun 2024 jumlah kargo keberangkatan sebanyak 5,523 sedangkan pada tahun 2023 sebanyak 7,393 atau turun 25,29 persen.
“Lonjakan penumpang pada momen Nataru tahun ini memang berbeda dari tahun sebelumnya,” ujarnya, Kamis (26/12/2024).
Bahkan, sejak Kamis (19/12/2024) lalu hingga hari ini, pergerakan pesawat di Bandara Kalimarau rata-rata mencapai 18 kali per hari, dengan jumlah pergerakan tertinggi pada hari-hari tertentu, seperti Kamis, yang mencapai hingga 20 kali.
Menurutnya, peningkatan ini tidak hanya dipengaruhi oleh libur Nataru tetapi juga oleh harga tiket yang turun. Sehingga, lonjakan penumpang begitu terlihat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Selain itu, libur sekolah yang bertepatan dengan Nataru turut mendorong masyarakat untuk bepergian. Banyak penumpang terlihat datang dan pergi dari Bumi Batiwakkal dengan tujuan utama seperti Samarinda, Balikpapan, Makassar, Surabaya, dan Jakarta. Namun, penerbangan ke Surabaya tercatat sebagai rute yang paling diminati.
“Kalau musim liburan sudah mulai, itu baru bisa kita nilai, apakah lonjakan penumpang signifikan atau tidak,” jelasnya.
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang, pihak Bandara Kalimarau telah membuka posko khusus sejak 19 Desember. Posko ini bertujuan untuk memantau arus penumpang seperti tahun-tahun sebelumnya. “Kami ingin memastikan semua berjalan lancar selama Nataru,” tutupnya.
Editor: Erwin