Kejadian ini dibenarkan Kasi Humas Polres Berau, Iptu Ngatijan. Menurutnya seorang karyawan berinisial IR (25) meninggal dunia setelah alami musibah kecelakaan kerja di Pit Selatan PT MAS. Sesaat sebelum kejadian, tiba-tiba satu unit DT 105 (XCMG) yang kemudikan korban meluncur tak terkendali.
Peristiwa itu disaksikan oleh saksi berinisial YU, yang pada saat itu sedang mengawasi unit Dump Truck (DT) memuat tanah OB untuk penimbunan di bawah ram jalan (turunan). Sehingga, unit yang dibawa korban masuk ke dalam bekas galian batubara yang penuh lumpur bercampur air.
"Pekerja lain langsung mengevakuasi korban saat melihat unit DT jatuh," jelasnya.
Usai melihat insiden itu, pekerja yang juga rekan korban mencoba melakukan pertolongan dengan mencoba membuka pintu kabin. Karena unit DT tersebut sudah terendam lumpur, upaya itupun sia-sia.
Tak lama kemudian, tiga unit excavator dikerahkan memiringkan unit DT yang terjebak di dalam kolam, agar korban bisa segera dikeluarkan dari dalam kabin.
Setelah pintu kabin berhasil terbuka, korban masih dengan posisi duduk di kursi dengan safety belt terpasang. Kemudian korban diangkat dalam keadaan meninggal dunia.
"Saat ini jenazah di bawa ke Puskesmas Labanan Makmur untuk dilakukan pemeriksaan medis," tutupnya.
Editor: Erwin