Apel dipimpin Staf Ahli Bidang Keuangan dan SDM Sekkab Berau, Jaka Siswanta serta diikuti para santriwan dan santriwati, bersama para anggota majelis taklim Se -Kabupaten Berau.
Mengusung tema "Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan", tema ini mengingatkan pada salah satu bait dalam kitab Alfiyyah Ibnu Malik yang menegaskan bahwa santri masa kini memiliki tugas untuk meneruskan perjuangan para pendahulu yang telah berjuang tanpa kenal lelah, demi
kemerdekaan dan keutuhan bangsa.
"Masa depan Indonesia ada sekarang ada di pundak kalian. Maka saya berharap, Hari Santri tahun 2024 ini, menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita semua, khususnya para santri dalam merengkuh masa depan dan mewujudkan cita-cita bangsa," ujar Jaka.
Sebagai seorang santri harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Sebab, latar belakang bukan menjadi penghalang seorang santri mengejar cita-citanya.
Terbukti, KH Abdurrahman Wahid atau lebih dikenal Gusdur merupakan mantan Presiden RI dengan latar belakang anak didik santri . Termasuk wakil Presiden Ke-13 KH Ma'ruf Amin.
"Banyak menteri yang berlatar belakang santri. Banyak pengusaha berlatar belakang santri. Banyak birokrat berlatar belakang santri. Asalkan mau berjuang, berusaha, dan tidak menyerah," tegasnya.
Sehingga, melalui sektor pendidikan, Pemkab Berau berkomitmen mendukung peningkatan penunjang pendidikan, mulai dari negeri hingga swasta.
"Terlebih, pendidikan dan kesehatan merupakan salah satu komitmen prioritas pemerintah daerah," tandasnya.
Editor: Supiansyah