Langkah tersebut dirasa perlu, agar kearifan kuliner khas Berau tetap terus terjaga. Bahkan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir mengatakan ingin membuat inovasi modern. Seperti, membuat inovasi bubur ancur paddas berbentuk kemasan cepat saji.
"Sekarangkan ada bubur kemasan siap saji. Kenapa tidak kita coba juga, buat kemasan cepat saji bubur ancur paddas dan bisa dijadikan oleh-oleh wisatawan," jelasnya, Rabu (16/10/2024).
Tak hanya itu, Ilyas berkeinginan agar makanan khas Berau itu juga bisa disajikan di hotel-hotel yang ada di Kabupaten Berau. Seperti bubur ancur paddas sebagai salah satu sajian sarapan di hotel. Tujuan tentu untuk melestarikan kearifan kuliner lokal agar terus ada dan diketahui khalayak umum.
Pihaknya akan menggandeng Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Berau agar dapat memasukkan ancur paddas dalam menu sarapan yang disajikan untuk tamu yang menginap.
Dengan menu tersebut, tak hanya memperkenalkan makanan khas Berau kepada tamu, tetapi juga secara tidak langsung akan memberikan kesan tersendiri kepada mereka. "Semoga dengan begitu dapat menambah kecintaan kita terhadap kuliner lokal khas Berau," tandasnya.
Editor: Supiansyah