Diketahui Akmal Malik berkunjung ke Berau untuk meresmikan ikon baru di Bumi Batiwakkal. Sri meminta solusi terkait pemadaman listrik yang menurutnya pemadaman listrik bukan tanggungjawab pemerintah setempat ktapi tanggungjawab PLN selaku perusahaan milik negara.
"Karena terus terang saja masyarakat tidak mau tahu kalau PLN itu perusahaan milik negara, masyarakat tahunya itu adalah milik Pemerintah Daerah," ucap Sri kepada Korankaltim.com Minggu (22/9/2024) hari ini.
Melihat hubungan baik yang terjalin antara Pj Gubernur dengan PLN, sudah sepatutnya pemintaan solusi terkait kondisi yang terjadi di Berau menjadi prioritas. Sri hanya meminta penambahan mesin baru agar persoalan itu tidak lagi dirasakan masyarakat.
“Dampak yang terjadi akibat pemadaman listrik beberapa hari ini masyarakat sampai unjuk rasa di depan Kantor PLN. Tapi semoga ini menjadi warning bagi PLN," tegasnya.
Sri juga meminta agar PLN dapat bekerja secara professional, menyiapkan mesin cadangan ketika terdapat gangguan atau kerusakan yang menyebabkam pemadaman listrik.
"Jadi ketika ada mesin yang bermasalah bisa menggunakan mesin Cadangan. Lucu dong, Berau yang terkenal dengan sektro pariwisatanya tapi sering mati listrik," paparnya.
Akmal Malik menyampaikan persoalan listrik memang membutuhkan pendekatan sebab pemerintah harus berhadapan dengan koorporasi perusahaan negara.
Terkait permohonan ini, dirinya akan mengawal terkait permintaan mesin baru dengan tujuan mendukung wisata premium di Berau.
"Rencananya kami akan buat pertemuan dengan PLN di Balikpapan 24 September pekan ini. Insya Allah ada solusi terbaik," ujar Akmal.
Editor: Aspian Nur