Getaran gempa dengan skala 5,6 Magnitudo Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1.28 LU,118.42 BT atau tepatnya berlokasi 145 km Tenggara Berau dengan kedalaman 10 kilometer, dirasakan Teluk Bayur, Tanjung Redeb, Tanjung Selor, Tarakan sampai Bulungan III - IV.
Masyarakat yang berdomisili di wilayah pesisir yang begitu merasakan getaran gempa tersebut termasuk mereka yang ada di Kota Bontang dan Kutai Timur.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono melalui keterangan tertulisnya menjelaskan hal tersebut.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,5. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,30° LU ; 118,46° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 147 km Tenggara Berau, Kalimantan Timur pada kedalaman 11 km.
BMKG dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal diduga akibat aktivitas sesar Mangkalihat.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik thrust fault,” ujar Daryono. “Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” imbuhnya.
BMKG menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” pungkas Daryono.
Editor: Aspian Nur