Namun, pengunaan fungsi RTH yang berada di empat lokasi, yakni Jl Perjuangan, eks PDAM Bukit Maritam, Jl Murjani III Korpri 1612, dan Jl Murjani III Korpri 1250, belum difungsikan dengan maksimal hingga saat ini.
Bahkan, RTH yang berada di Bukit Maritam eks PDAM terpantau gelap tanpa penerangan pada malam hari. Kondisi tersebut dikhawatirkan akan disalahgunakan olah anak-anak muda sebagai tempat mesum atau pacaran.
Saat Korankaltim.com mengkonfirmasi Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanaman dan Permukiman Kabupaten Berau, Ramadiansyah. Dia katakan, penyebab RTH tersebut belum difungsikan dengan maksimal, karena masih kurangnya personel keamanan yang berjaga 24 jam.
Sehingga, pihaknya memadamkan lampu penerangan yang ada di RTH tersebut agar tidak disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
"Seperti Taman Cendana dan Taman Sanggam pada malam hari tetap ada penerangan karena ada yang berjaga 24 jam. Tapi untuk RTH di Bukit Maritam memang kita padamkan lampunya, karena tidak ada yang berjaga," jelasnya.
Dirinya menjelaskan, sistem penjagaan di setiap RTH terbagi menjadi tiga jam kerja. Pertama, mulai pagi hingga siang terdapat satu personel keamanan yang berjaga, begitu pula dari siang hingga sore. Lalu, untuk penjagaan malam hingga pagi, pihaknya menempatkan dua personel untuk berjaga.
"Kalau tiga RTH yang di Perumahan Kopri Jalan Murjani III dan Jalan Perjuangan itu sudah ada personel yang jaga, tapi untuk malam saja. Kalau RTH di Bukit Maritam memang belum ada yang jaga," ujarnya.
Secara operasional, RTH yang telah dibangun sejak 2023 lalu, sudah dilengkapi dengan lampu penerangan. Bahkan, masyarakat yang ingin menggunakan RTH tersebut diperbolehkan sampai jam tutup taman yakni pukul 18.00 Wita.
"Kalau penerangan sudah ada semua. Karena tidak ada securiti yang jaga, kami padamkan lampunya. Sebab, kalau kita biarkan menyala dan tidak ada petugas yang berjaga, malah khawatir disalah gunakan," tuturnya.
Selain itu, dirinya menyebut pada 2024 ini akan ada tambahan RTH yang berlokasi di atas tanah milik Pemkab Berau tepat berada di samping Rumah Sehat Baznas, Jl SA Maulana.
"Kami berharap, Pemkab Berau bisa memberikan kami tenaga keamanan untuk penjaga RTH," tutupnya.
Terpisah, Wakil Bupati Berau, Gamalis mengatakan akan segera berkoordinasi kepada pihak terkait. Termasuk, adanya permintaan penambahan tanaga kerja security untuk penjagaan RTH tersebut.
Dirinya menyebut, bahwa saat ini telah berupaya melakukan penambahan tenaga kerja melalui PPPK. "Segera. Karena kita masih menyesuaikan lagi regulasi dari pemerintah pusat terkait penerimaan PPPK," tandasnya.
Editor: Supiansyah