Hal ini disampaikan Kepala Kepala Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjung Redeb Viera Martina Rachmawati kepada Korankaltim.com Selasa (10/9/2024) hari ini.
Disebutkannya ada penambahan pagu untuk Belanja Barang senilai Rp4,3 Miliar dan Belanja Modal Rp288 Juta dibeberapa satuan kerja pada Bulan Agustus ini. Adapun realisasi belanja Agustus 2024 sebesar Rp1,9 Triliun atau 49,96 persen dari total pagu Rp3,8 Triliun.
Hal ini menunjukkan adanya penurunan 9 persen dibandingkan tahun 2023 walau secara persentase tahun ini lebih tinggi dikarenakan total pagu tahun 2023 lebih besar dibandingkan tahun 2024. "Jadi cukup besar transfer Pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah," kata Viera.
Untuk Belanja Pegawai terealisasi sebesar Rp78,5 Miliar atau 75 persen dan terjadi pertumbuhan 15,47 persen (y-on-y). Belanja Barang terealisasi sebesar Rp89,8 Miliar atau 49,27 persen dengan pertumbuhan 27,12 persen (y-on-y). Belanja Modal terealisasi sebesar Rp39 miliar atau 76,23 persen dengan positive growth 520,5 persen (y-on-y).
Untuk Belanja Transfer ke Daerah (TKD) sudah sesuai dengan jadwal realisasi yang ditetapkan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) untuk penyaluran TKD pada bulan Agustus dengan nilai total realisasi Rp1,72 Triliun atau 48,90 persen dari pagu Rp3,5 triliun, sehingga memiliki negative growth 12,8 persen (y-on-y).
"Hal ini dikarenakan pagu TKD tahun 2023 lebih besar dibandingkan pagu TKD tahun 2024. Salah satu penyebabnya, karena terdapat perbedaan tahapan dalam penyaluran, yang semula harus melewati 3 tahap sekarang hanya 2 tahap dengan batas waktu di bulan Desember 2024," ucap Viera.
Kemudian untuk Realisasi Belanja Pegawai telah mencapai target triwulan III yaitu 75 persen dan masih akan ada realisasi di bulan September sehingga realisasi akan melebihi target triwulan III.
Satuan Kerja (Satker) diminta membuat prognosis kebutuhan belanja pegawai sampai dengan bulan Desember sehingga apabila ada kekurangan atau kelebihan Belanja Pegawai dapat segera dilakukan revisi DIPA dan berkoordinasi dengan Kanwil atau Eselon I satker tersebut sehingga hak-hak pegawai dapat terbayar sampai dengan bulan Desember.
Selain itu, Realisasi Belanja Barang sampai dengan bulan Agustus baru mendekati 50 persen sedangkan tahun anggaran 2024 tersisa 4 bulan lagi, oleh karena itu satker harus melakukan percepatan realisasi Belanja Barang dengan melakukan perencanaan belanja dengan cermat untuk setiap bulan sampai dengan bulan Desember.
"Jadi, untuk satker segera lakukan merealisasikan belanja barang yang tidak terikat waktu pelaksanaan tertentu," ujar Viera.
KPPN Tanjung Redeb harus memastikan satker di akhir bulan September dapat mencapai target realisasi Belanja Barang yaitu 70 persen dari pagu Belanja Barang. Realisasi Belanja Modal sudah cukup baik dan melebihi target triwulan III yaitu 76,23 persen dengan target 70 persen.
Namun tetap diperlukan kehatian-hatian bagi satuan kerja untuk segera menyelesaikan kegiatan terkait Belanja Modal terutama pembayaran Belanja Modal yang memiliki termin seperti pembangunan Gedung, termasuk bangunan harus dipastikan selesai dengan jadwal yang telah ditetapkan dalam kontrak sehingga penyelesaiannya tidak melebihi Tahun Anggaran 2024 dan Belanja Modal dapat terealisasi dengan maksimal.
Editor: Aspian Nur