Kapolres Berau, AKBP Steyven Jonly Manopo menjelaskan apel ini merupakan pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana prasarana untuk pelaksanaan operasi, yang bertujuan untuk mempersiapkan pengamanan Pilkada 2024 di Bumi Batiwakkal.
Dalam Operasi Mantap Praja Mahakam 2024, Polres Berau akan menerjunkan 420 personel Polres Berau dibantu 100 Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Polda Kaltim serta 100 personel BKO TNI untuk mengamankan jalannya Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Berau dan operasi ini akan berlangsung selama 138 hari, dimulai dari tanggal 24 Agustus 2024.
"Kegiatan yang dilaksanakan merupakan gambaran berbagai situasi yang akan dihadapi dalam pengamanan Pilkada 2024 di Kabupaten Berau," kata Steyven kepada Korankaltim.com pagi tadi.
Polres Berau menurunkan perkuatan personil dengan melibatkan 420 personel gabungan dan Polsek jajaran untuk mengamankan jalannya tahapan pemilu di 469 TPS yang tersebar di Berau dengan jumlah DPT 197.976 orang.
Sesuai pesan Presiden Joko Widodo, bahwa tahun 2024 merupakan momen politik penting dengan pesta demokrasi terbesar secara serentak.
Steyven berharap Pilkada 2024 dapat berjalan dengan baik dan lancar. Namun kepolisian juga TNI yang bertanggungjawab mengamankan Pilkada, tidak bisa bekerja sendiri, membutuhkan partisipasi dari semua elemen masyarakat agar Pilkada 2024 bisa berjalan dengan lancar dan damai.
"Melihat pentingnya hal tersebut, seluruh komponen bangsa harus berpartisipasi penuh untuk mensukseskan Pilkada 2024. Pilkada kali ini memiliki kompleksitas tinggi karena dilaksanakan serentak, melibatkan wilayah yang luas, geografis beragam, serta jumlah pemilih yang besar. Oleh karena itu, Polri, didukung TNI dan instansi terkait, akan mengamankan Pilkada 2024," tegas Steyven.
Sementara Sri Juniarsih Mas mengatakan apel ini merupakan wujud kesiapan bersama dalam pelaksanaan pengamanan Pilkada tahun 2024. "Sehingga berhak memilih dapat menyalurkan aspirasi politik dengan aman, tenang dan tanpa ada tekanan dari pihak manapun," kata Sri.
"Saya berharap dengan kerawanan-kerawanan yang sangat mungkin muncul, semua pihak harus peka dan tanggap segala potensi gangguan tersebut," imbuh Sri.
Sri Juniarsih juga menyampaikan beberapa harus dipedomani dan dilaksanakan guna melancarkan pelaksanan Pilkada tahun 2024 nanti. Seperti pegang teguh dan taqwa kepada tuhan yang maha kuasa, yang merupakan pondasi dalam setiap melaksanakan tugas.
Lalu, siapkan mental dan fisik dengan dilandasi moral dan disiplin kerja, jaga keselamatan dan keamanan diri serta warga masyarakat dengan menguasai karakteristik daerah dan lokasi setempat. "Dan ke empat perkokoh kerjasama yang harmonis dengan seluruh penyelenggara pemilu, unsur TNI-Polri, Linmas dan segenap komponen masyarakat," katanya.
Editor: Aspian Nur