Sri didampingi Dirut RSUD dr Abdul Rivai Jusram serta Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau Lamlay Sarie melihat progres pengembangan yang telah mencapai 90 persen dan terus berlanjut hingga pembangunan rampung.
"Terget kami tahun ini selesai, cuma untuk pelengkap didalamnya tidak bisa dikejar seperti pengiriman barang atau lainnya," ucap Sri kepada Korankaltim.com disela peninjauan.
Pemkab akan memberikan tambahan anggaran untuk Alat Kesehatan (Alkes) yang diharapkan setelah pengembangan RSUD Abdul Rivai rampung bisa segera digunakan oleh masyarakat.
"Yang jelas rumah sakit itu harus sesuai dengan seharusnya, kemudian nyaman untuk masyarakat serta memberikan pelayanan yang baik," ujar Sri lagi.
Jusram mengakui progres pengembangan RSUD Abdul Rivai sudah 90 persen namun masih tahap pengerjaan berkelanjutan. Rencananya bangunan tersebut terdiri dari tiga lantai lantai satu ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), lantai dua ruang Operasi dan lantai ketiga ruang Intensive Care Unit (ICU).
Lantai satu bagian ruang IGD sudah mencapai 90 persen sementara lantai dua dan tiga masih menunggu anggaran.
"Alasan ruang IGD kami lebih awal selesaikan, karena posisi IGD yang sekarang itu jauh dari pintu masuk dan itu beresiko tinggi untuk pasien. Sehingva kami membangun IGD lebih gampang dijangkau oleh ambulance ketimbang sekarang," sebut Jusram.
Editor: Aspian Nur