Hal ini disampaikan Lurah Teluk Bayur Irwan Hamdani kepada Korankaltim.com Rabu (31/7/2024) sore tadi. Dengan total 27 rumah terdampak, ada 29 kepala keluarga dengan 94 jiwa yang kehilangan tempat tinggal, terdiri dari 18 laki-laki, 19 perempuan, 15 lansia, 16 anak-anak, 8 balita, 1 bayi dan satu orang penyandang disabilitas. "Sementara ini korban kebakaran mengungsi ke rumah keluarga terdekat dan bekas kantor Kecamatan Teluk Bayur," jelas Irwan.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Berau Iswahyudi mengaakan, Pemkab Berau sudah menyalurkan bantuan berupa selimut, baju dewasa, baju anak-anak, sarung dan baju daster masing sebanyak 29 pasang yang diberikan Dinsos.
Mereka juga menyalurkan bantuan bahan pokok sembako berupa indomie sebanyak 29 dus, beras 5kg, minyak goreng botol sebanyak 29 botol, teh sebanyak 29 kotak, kornet beef sebanyak 87 kaleng, kopi sebanyak 29 bungkus, gula pasir sebanyak 29 kg dan air mineral 29 dus.
Warga yang tertimpa bencana sudah diminta untuk segera melengkapi persyaratan terkait bantuan yang bisa disalurkan melalui Dinsos Berau. "Kami bisa bantu, mulai bahan logistik, sembako dan uang tunai, tapi untuk dibangunkan rumah kami belum bisa," ujar Iswahyudi.
Sedangkan Wakil Bupati Berau Gamalis menyampaikan rasa keprihatinan dari pemkab atas musibah ini. Setelah melihat langsung lokasi kebakaran tersebut sore tadi, Gamalis menyadari pentingnya hydrant untuk lokasi yang padat penduduk dan memiliki gang yang kecil.
"Lokasi kebakaran berada jauh dari akses jalan besar dengan gang yang kecil sehingga menyulitkan petugas untuk memadamkan api. Akan diusulkan untuk menempatkan hydrant di lokasi padat penduduk," ucap Gamalis.
Editor: Aspian Nur