Korban ditemukan meninggal tanpa busana dengan posisi tengkurap di dalam saluran drainase milik warga.
Salah seorang warga, Nur menyampaikan korban sehari-hari bekerja sebagai tukang pembuat batako. Ia diketahui menderita sakit malaria.
" Sebelumnya saya dengar suara rintihan, saya pikir biawak, tapi ternyata itu suara beliau yang sedang kesakitan," jelasnya.
Nur menyebut korban sempat merasakan panas di sekujur tubuhnya akibat sakit yang di deritanya beberapa waktu terakhir.
“Saya menduga beliau mencari air untuk berendam karena tidak kuat dengan panas di tubuhnya,” bebernya.
Setelah melihat kondisi korban yang semakin memburuk, Nur mencoba untuk menghubungi ketua RT setempat dan mandor tempat korban bekerja. "Setelah itu korban meninggal di dalam selokan," ujarnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh aparat kepolisian ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berau.
Editor: Supiansyah