Sosialisasi dan bimtek ini sekaligus merupakan strategi peningkatan pengawasan kearsipan internal perangkat daerah di lingkungan pemerintah Kabupaten Berau tahun 2024.
Peserta yang hadir adalah pegawai pengelola arsip seperti sub bagian umum dan kepegawaian dan semua organsiasi perangkat daerah (OPD) termasuk kecamatan dan kelurahan.
"Supaya semua tahu apakah sudah sesuai dengan standar dan perundang-undangan yang berlaku atau belum," jelasKepala Diarpus Berau, Yudha Budisantosa kepada Korankaltim.com disela kegiatan pagi tadi.
Diarpus Berau berupaya untuk melakukan peningkatan kapasitas SDM pengelola arsip dan pemenuhan kebutuhan anggaran, pemenuhan sarana dan prasarana termasuk reward dan punishment. "Kami berharap, agar adanya peningkatan nilai capaian penyelenggaraan kearsipan di Kabupaten Berau," ujar Yudha lagi.
Sementara Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kutai Kartanegara Aji Yuli Midriani yang jadi nara sumber kegiatan ini menyebut sistem pengelolaan arsip di Berau cukup baik namun masih diperlukan pembenahan agar kearsipan dapat sesuai dengan regulasi dalam Lembaga Kearsipan Daerah (LKD).
Yuli meminta agar terus melakukan perbaikan tata kelola arsip dengan memperbaiki serta memenuhi penunjang arsip yang ada supaya tata kelola arsip meningkat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Berau Muhammad Said menyambut positif kegiatan ini. "Kami menyambut baik kegiatan ini dan berharap dapat berlangsung dengan baik dan lancar serta diikuti dengan seksama oleh peserta karena merupakan hal yang perlu dipahami oleh seluruh jajaran dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Berau," ujar Said.
Editor: Aspian Nur