Seorang bapak dengan tega menghabisi nyawa anaknya sendiri yang masih berusia 3 tahun hanya karena ajaran yang didalaminya.
Kasus bapak membunuh anak kandung ini terjadi di Lokasi pengolahan ikan yang mana BAP, pria berusia 35 tahun yang merupakan pelaku, bekerja di tempat tersebut.
"Kejadiannya jam lima pagi tadi," ujar Kasi Humas Polres Berau, Iptu Suradi kepada Korankaltim.com siang tadi.
Berdasarkan keterangan saksi yang juga ibu kandung dan istri BAP yaitu YN, saat itu mereka sedang tidur dan wanita berusia 30 tahun itu mendengar suara ribut. YN pun bangun dan mencari sumber suara.
Betapa terkejutnya wanita itu karena melihat suaminya sedang membekap mulut anaknya dengan kondisi tangan penuh darah. Seketika YN berteriak meminta tolong ke tetangga sekitar. Saat itu masih ada anaknya lagi yang tidur bersama mereka yaitu adik dari korban. YN menangis dan menjerit melihat anak kandungnya sudah bersimbah darah dengan luka sayatan di bagian leher.
Si anak pun segera dibawa ke RSUD Abdul Rivai sekitar pukul 06.30 WITA namun nyawanya tak tertolong sehingga meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit tersebut.
"Motif kasus ini masih kami selidiki. Hanya keterangan sementara tersangka mengalami gangguan jiwa," ungkap Suradi.
Namun dugaan BAP mengalami gangguan jiwa masih diselidiki. Saat diinterogasi polisi, BAP menyebut alasan membunuh anaknya sendiri untuk menciptakan malaikat kecil di surga sesuai dengan ajaran yang pria tersebut ikuti.
"Tapi itu masih sementara, belum bisa dipastikan kebenarannya. Tersangka harus diperiksa melalui psikiater terlebih dahulu untuk membuktikan kebenarannya," sebut Suradi lagi sambil menambahkan kalau BAP sudah diamankan di Polsek Sambaliung guna proses lebih lanjut.
Editor: Aspian Nur