Menjadi destinasi wisata yang masuk dalam 50 besar dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2024, masyarakat Kampung Pulau Derawan menyambut Menparekraf dan rombongan dengan menyajikan makanan khas asli kampung, mulai dari sajian udang lobster, ikan laut kuah kuning hingga balelo yang hanya bisa disantap saat ada perayaan kampung.
Kehadiran Sandiaga Uno disambut oleh para anak-anak penari asli warga Kampung Pulau Derawan serta pelajar yang berbaris dengan antusias hanya sekedar bersalaman dengan Sandiaga.
Setelah melihat-lihat beberapa ikon destinasi wisata Pulau Derawan, didampingi Bupati dan Wabup Berau, Sandiaga Uno menyebut untuk menjadi ikon dari pembangunan Indonesia ke depan, suatu daerah harus menyiapkan tempat atau wadah untuk generasi Gen Z atau milenial untuk healing atau tempat melepas penat.
"Apalagi, Gen Z ini healingnya tidak bisa cuma dua kali setahun, seperti jaman kita, ibu bupati dan pak wabup. Sekarang anak-anak muda itu healingnya setiap tiga minggu sekali, kalau tidak mereka kena mental, stress," ujarnya
Sehingga, IKN ke depan tentunya akan membutuhkan tempat-tempat penyangga untuk mendukung pembangunan keberlajutan IKN. Seperti Kabupaten Berau yang menjadi mitra IKN melalui sektor pariwisatanya.
"Terlebih Berau khususnya Pulau Derawan dan Maratua menjadi objek economy blue atau ekonomi biru dan ini harus dijaga dan dikembangkan," jelasnya.
Bupati Sri menyebut kedua kepulauan yakni Derawan dan Maratua mempunyai nilai khusus tersendiri. Seperti Pulau Maratua adalah pulau terluar di Indonesia dan Maratua terletak di Zona Coral Triangle (ZCT), jadi jika Indonesia bisa mengembangkan Maratua sebagai satu percontohan maka akan bisa menjadi Kelas Pariwisata di dunia seperti Seychelles, itu nilainya untuk Indonesia sendiri bukan untuk Seychelles.
Sri Juniarsih menegaskan, Pemkab Berau berkomitmen untuk terus melaksanakan pembangunan yang ramah lingkungan, menggali potensi yang ada dengan melibatkan seluruh stakeholder.
Termasuk mewujudkan pembangunan ekonomi biru untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Berau. “Pembangunan berkelanjutan menjadi komitmen kami dan kita semua, untuk mengelola lingkungan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Editor: Supiansyah