Sri Jurniarsih mengatakan, khitanan massal ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu khususnya untuk menyediakan sarana khitanan bagi anak-anak. "Tentunya untuk mempermudah masyarakat yang kurang mampu, sehingga dapat menjalankan kewajiban mereka sebagai orang tua," ujar Sri Juniarsih.
Khitanan masal kali ini menjadi kegiatan ketiga yang sebelumnya telah dilaksanakan pada 2022 silam. Ia berharap jumlah peserta yang mengikuti khitanan massal dapat terus bertambah. "Kita berharapnya jumlah peserta terus bertambah dan bisa dijadikan agenda rutin setiap tahunnya," ungkapnya.
Sementara Kepala Dinsos Berau, Iswahyudi menambahkan, khitanan masal ini menjadi agenda ketiga dengan jumlah 190 peserta anak-anak dengan rata-rata masyarakat yang hadir dari kecamatan terdekat. "Kawasan Tanjung Redeb, tetapi ada juga yang dari kecamatan jauh,” ujarnya.
Dirinya menjelaskan, kegiatan ini berkerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Rumah Sakit Abdul Rivai (RSUD) Berau, Baznas, perusahaan dan organisasi masyarakat. Adapun petugas medis yang dilibatkan sebanyak 22 perawat dan dua dokter ditambah 1 koordinator perawat. "Kegiatan berlangsung selama satu hari dan diusahakan selesai sore hari,” pungkasnya.
Editor: Maruly Z