Pemerintah Kabupaten Berau berhasil merealisasikan pendapatan daerah tahun 2023 sebesar Rp4,7 Triliun atau 107,39 persen, meningkat dari tahun 2023 yaitu Rp3,1 Triliun atau meningkat 48,32 persen.
"LKPJ ini merupakan bentuk kinerja pemerintah daerah, khususnya kinerja bupati dan wakilnya dalam mengimplementasikan visi dan misi yang telah tertuang dalam RPJMD tahun 2021-2026," ucap Sri Juniarsih Mas dalam penyampaian LKPJ tersebut.
Secara umum, kondisi daerah selama tahun anggaran 2023 banyak mengalami peningkatan kalua dilihat dari jumlah penduduk tahin 2023 meningkat sebanyak 285.293 jiwa dibanding tahun 2022 sebanyak 254.660 jiwa.
Lalu pada tingkat pengangguran terbuka tahun 2023 menurun menjadi 4,95 persen dibanding tahun 2022 yakni sebesar 5,02 persen. Tingkat kemiskinan ditahun 2023 menurun sebesar 0,11 persen dari 13.260 orang atau 5,54 persen dibanding tahun 2022 sebesar 5,65 persen.
Pada indeks pembangunan manusia tahun 2022 sebesar 76,24 persen dan meningkat jadi 76,21 persen. "Ini meningkat 0.62 persen poin, dimana Berau berada pada posisi keempat setelah Kota Samarinda, Balikpapan dan Bontang," jelasnya.
Termasuk laju pertumbuhan PDRB Berau berdasarkan harga konstan ditahun 2023 mengalami peningkatan sebesar 5,44 persen dibanding tahun 2022 sebesar 3,95 persen. Selain itu, ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2023 yang positif terjadi di semua kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur. "Untuk total perekonomia, di Kaltim Berau menyumbang sebesar 6 89 persen,” sebut Sri.
Editor: Aspian Nur