Kepala Bidang (Kabid) Air Minum dan Penyehatan Lingkungan DPUPR Berau, Decty Toge membeberkan, 14 kampung yang masuk dalam pembangunan diantaranya Kampung Long Ayan, Long Duhung, Long Keluh, Pegat Batumbuk, Bukit Makmur Biatan, Punan Mahakam, Muara Lesan, Tembudan, Batu Putih, Merasa, Mapulu, Pegat Bukur, Merapun, dan Long Laai.
Namun, sapras air minum ini tidak semua ditujukan untuk pembangunan baru. Hanya enam kampung saja. Sisanya melanjutkan pembangunan yang sudah dimulai sejak tahun lalu.
“Termasuk Kampung Mapulu juga pembangunan baru. Jadi sisanya itu pembangunan lanjutan dari anggaran tahun sebelumnya,” ucapnya, Senin (19/2/2024).
Selain Kampung Mapulu, pembangunan baru lainnya yakni Kampung Pegat Bukur, Long Ayan, Long Duhung, Long Keluh dan Merapun.
Perencanaan tersebut telah disiapkan sejak pertengahan tahun lalu. Saat ini, pihaknya sedang proses lelang sebelum dilanjutkan ke proses pembangunan. Dirinya berharap agar fasilitas air minum yang akan dibangun dapat bermanfaat bagi masyarakat kampung dan sekitarnya. Masyarakat juga diminta untuk mengelola dan mewat fasilitas tersebut.
"Untuk yang pembangunan baru kami bangun intake, pipa, dan SR-nya. Kami sudah percepat proses lelangnya, dan sementara masih berproses," pungkasnya. (*/kk)
Editor: Maruly Z