Namun, untuk formasi PPPK lebih diprioritaskan untuk Tenaga Kesehatan (Nakes), Guru, Tenaga Tata Usaha (TU) dan adminitrasi. "Untuk formasi CPNS ini bersifat umum dan terbuka semua bisa mendaftar sesuai ketentuan," ujarnya Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said, Rabu (7/2/2024).
Dengan jumlah rekrutan PPPK yang dinilai cukup banyak, Said berharap dapat mengurangi jumlah tenaga Pegawai Tidak Tepat (PTT) yang masih tersisa. Said menyebut alasan lebih memprioritaskan tenaga pendidik dan kesehatan tahun ini agar tenaga PTT terserap dengan maksimal.
“Tentunya kita menginginkan PTT kita bisa terus berkurang dan beralih menjadi P3K semua,” tuturnya.
Dirinya menyadari, dengan 450 formasi CPNS yang telah diusulkan akan berdampak pada jumlah pelamar yang membludak. Seperti seleksi sebelumnya yang membuka formasi 100 kuota sampai 2022 namun jumlah pelamar mencapai 4 ribu orang.
"Bisa jadi 450 formasi, yang mendaftar bisa capai 10 ribu lebih pelamar. Karena hampir lima tahun tidak membuka formasi," tuturnya.
Untuk itu, Said meminta kepada BKPSDM untuk mempersiapkan tahapan tes CPNS maupun PPPK mendatang, sehingga tidak ada kendala yang akan dialami selama tahapan tes CPNS maupun PPPK.
Diakuinya, memang fasilitas penunjang untuk pelaksanaan tes yang ada saat ini masih terbatas, namun pihaknya optimis bisa menjalani dengan baik. Terlebih pasca pandemi Covid-19, BKPSDM hanya mengoperasi 50 unit komputer dari 100 unit komputer yang dimiliki.
“Kami sudah menginstruksikan, khususnya kepada BKPSDM untuk melakukan persiapan yang matang agar setiap tahapan yang ada bisa terlaksana dengan lancar dan sukses seperti yang kita harpakan,” pungkasnya.
Editor: Maruly Z