Berbagai modus atau cara politikus berbagi-bagi uang pada momen Pemilu. Serangan fajar itu bisa saja dalam bentuk kegiatan sosial hingga niat beribadah karena ingin membantu sesama dalam bentuk uang atau barang. Sehingga masyarakat harus lebih mewaspadai politik uang atau yang kerap diistilahkan masyarakat sebagai serangan fajar. "Jangan sampai terpengaruh oleh bujukan serangan fajar," ujarnya, Selasa (6/2/2024).
Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan pemahaman terkait politik dan pemimpin yang terpilih berdasarkan uang jelas tidak akan menghasilkan pemimpin yang berkualitas untuk Indonesia ke depan.
"Masyarakat harap melihat dengan jeli, karena apa yang kita terima hari itu menentukan untuk masa depan kalian," ungkapnya.
Said mengingatkan, bagi para ASN dan juga pejabat pemerintah untuk dapat menjauhi berbagai macam serangan fajar. Selain itu, pihaknya pun akan memberikan sanksi baik ringan hingga pemberhentian bagi ASN yang ketahuan berkepihakan atau bersikap tidak netral dalam pemilu.
Selain menjaga netralitas, Said juga meminta para ASN untuk menjaga kondusivitas dan turut menyukseskan penyelenggaraan Pemilu dengan memberikan hak suaranya di bilik suara. Menurutnya, ASN memiliki hak politik untuk memilih. Namun, ekspresi keberpihakan politik ASN hanya bisa diimplementasikan di tempat pemungutan suara (TPS) bukan di ruang publik.
"Tapi untuk saat ini di Berau belum ada laporan ASN terlibat jadi tim sukses atau berpihak. Kami harap koordinasi yang baik kepada BKPSDM dan Bawaslu Berau kepada Pemkab Berau," tutupnya.
Editor: Maruly Z