Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau menunjukkan, pada tahun 2020 jumlah penyedia akomodasi hotel sebanyak 366 unit dan jumlah akomodasi restoran sebanyak 127 unit.
Pada tahun 2021 untuk jumlah penyedia akomodasi hotel sebanyak 405 unit dan restoran sebanyak 181 unit. Pada tahun 2022 penyedia akomodasi hotel sebanyak 424 unit dan restoran sebanyak 198 unit.
"Tahun 2023 lalu penyedia hotel sebanyak 415 dan restoran sebanyak 415., turun dari tahun sebelumnya. Data ini masih bisa berubah karena besok rencana kami baru mau rapat dengan BPS Berau," ujar Kepala Disbudpar Kabupaten Berau, Ilyas Natsir, Senin (5/2/2024).
Pariwisata yang meningkat juga dapat membuka peluang usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) pada wilayah-wilayah dengan destinasi wisata.
Dampak berganda (multipler effect) atas dinamika sektor pariwisata membutuhkan peran serta dari pemerintah untuk turut berkontribusi dalam menyajikan peningkatan yang optimal.
Namun hal ini tidak dapat secara penuh menggambar kondisi yang sebenarnya, pasalnya beberapa pengusaha memang cenderung tidak berkenan melaporkan usaha-usaha yang dimiliki.
Selanjutnya, fenomena usaha rumahan dengan fasilitas pesan antar juga mengurangi minat pengusaha untuk mengeluarkan modal lebih banyak dalam menyediakan bangunan restoran.
"Sekarang semua serba canggih. Semua serba online, jadi tidak perlu ada tempat untuk buka usaha secara online pun sudah bisa. Dan UMKM juga sudah banyak yang masuk ke ranah online," ucap Natsir.
Editor Aspian Nur