Penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan merupakan upaya pembangunan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat tersebut.
"Kakam tidak hanya mengusulkan kebutuhan eksekutif seperti peningkatan fasilitas puskesmas, penyediaan tenaga medis namun juga memprioritaskan apa yang menjadi potensi oleh kampung itu sendiri," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Berau Muhammad Said kepada Korankaltim.com Minggu (4/2/2024) hari ini.
Contohnya di Kampung Sumber Agung, Kecamatan Batu Putih yang berhasil menerapkan sistem informasi desa secara digital serta Pendapatan Asli Kampung (PAK)-nya mencapai Rp1 Miliar dari sistem yang telah dibuat.
Kalau Kakam fokus dalam menggali potensi kampung yang ada dan mengembangkan potensi tersebut tentu nantinya apa yang menjadi kebutuhan mendesak yang dibutuhkan kampung itu sendiri bisa terpenuhi melalui PAK mereka sendiri.
"Memang anggaran kami besar, tetapi kalau kampung bisa mendanai kebutuhannya sendiri tentu itu jauh lebih baik," sebut Said.
Hal ini harus menjadikan motivasi bagi kampung-kampung lain yang ada di Berau yang memiliki kapasitas potensi yang sama untuk menjadi seperti Sumber Agung.
Kampung juga dituntut berinovasi dengan contoh kampung yang ada. Dengan potensi yang berbeda-beda diharapkan bisa dikembangkan dengan sistem digital.
"Makanya kalau Kakam ingin kampungnya bisa berkembang tentu perlu inovasi dan memanfaatkan SDA (Sumber Daya Alam) maupun SDM (Sumber Daya Manusia) yang ada," ucap Said.
Editor: Aspian Nur