Hal ini diungkapkan salah seorang warga Fahri, yang hendak menuju ke Kampung Eka Sapta. Ia mengatakan akses menuju kampung penghasil jagung ini harus segera ditingkatkan. “Harus segera ada perbaikan, lihat saja kondisi jalan seperti ini membuat akses menuju ke kampung tersebut sangat susah,” ungkapnya, Senin (12/6).
Fahri mengatakan seharusnya akses menuju kampung-kampung penghasil pertanian maupun kampung wisata wajib didahulukan perbaikannya, pasalnya dengan akses menuju ke sana bagus, maka pengunjung ataupun pembeli bisa dengan mudah msnuju ke lokasi tersebut. “Seperti Eka Sapta ini, kan penghasil jagung terbesar di Berau, coba akses menuju ke kampung sini diperbaiki, akan membantu ekonomi masyarakat juga,” Tambahnya.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Muklis yang mengatakan, memang perlu ada peningkatan menuju ke kampung Eka Sapta karena selama ini mereka harus merasakan rusaknya jalan jika hujan maupun panas melalui jalur tersebut untuk bisa mencapai ke Talisayan maupun ke Tanjung Redeb. “Kami mendapat informasi jika habis Idul Fitri ini akan ada peningkatan jalan, ya semoga saja tidak bohong, kasihan juga anak-anak di sini yang ingin pergi sekolah, terkadang mereka tidak sekolah jika habis hujan, pasalnya jalannnya kan rusak itu,” tutupnya. (mh216)