Kecamatan Pulau Derawan memiliki usaha perikanan sebanyak 1.366 unit, budi daya ikan 230 unit dan penangkapan ikan 1.137 unit selama tahun 2023.
Berdasarkan data Dinas Perikanan (Diskan) Berau, tahun 2022 capaian total produksi perikanan sebesar 31.217,50 ton sedangkan tahun 2023 mencapai 33,475,47 ton, "Potensi perikanan sangat besar di wilayah Berau, terus meningkat dari 2020 hingga saat ini," ujar Kepala Dinas Perikasanan Berau Dahniar Ratnawati kepada Korankaltim.com Kamis (25/1/2024).
Sumber produksi perikanan lainnya yakni hasil budidaya juga mengalami kenaikan produksi sebesar 0,98 persen pada tahun 2022. Jenis budidaya tambak mendominasi dengan jumlah produksi mencapai 1.825,05 ton.
Dibandingkan dengan 3 jenis budidaya lainnya, tambak berkontribusi pada total produksi perikanan budidaya selama tiga tahun terakhir berada pada rentang 75 hingga 77 persen.
Luas wilayah perairan Berau sendiri sebesar 14.729,86 kilometer persegi atau 66 persen dari luas daratan Berau. "Untuk produksi perikanan sendiri jelas meningkat untuk tahun 2023. Karena didukung dengan budi daya rumput laut yang sebelumnya belum ada," tutup Dahniar.
Walaupun budi daya rumput laut yang berada di Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan belum berkembang secara signifikan. Namun, pihaknya masih perlu berkoordinasi dengan DKP Provinsi, pemerintah kampung dan masyarakat mengenai budi daya rumput laut tersebut. "Karena baru tahap awal uji coba dan kami akan berkoordinasi dengan DKP Provinsi," tuturnya.
Editor: Aspian Nur