Peran Besar dari Kakam Bikin Enam Kampung di Kabupaten Berau Terima Lencana Desa Mandiri
2 menit baca551 kali dibaca

Penulis: Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Torehan membanggakan dicatatkan enam kampung dari enam kecamatan di Kabupaten Berau.
2 menit baca551 kali dibaca

Penulis: Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Torehan membanggakan dicatatkan enam kampung dari enam kecamatan di Kabupaten Berau.
Piagam penghargaan berupa Lencana Desa Mandiri diberikan kepada enam kampung tersebut oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Rabu (17/1/2024) hari ini di Balai Mufakat, Tanjung Redeb.
Enam kampung tersebut yakni Kampung Eka Sapta, Kecamatan Talisayan, Kampung Merancang Ilir, Kecamatan Gunung Tabur, Kampung Biduk-Biduk, Kecamatan Biduk-Biduk, Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur, Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung, Kampung Maluang, Kecamatan Gunung Tabur.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau Tentram Rahayu menyebut Kepala Kampung (Kakam) diharapkan mampu menjalankan roda pemerintahan kampung dengan baik, terutama dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.
Ketika kepala kampung mampu memberikan kinerja yang terbaik, maka itu akan berpengaruh pada kinerja pemerintahan ada tingkat selanjutnya, yaitu kecamatan, kabupaten, provinsi hingga pusat, yang pada akhirnya menjadi padu sebagai suatu sistem tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
"Sebanyak 34 Kakam yang baru saja menjabat, diharapkan bisa membuat perubahan bagi kampung-kampung yang sekarang sudah menjadi tanggung jawab mereka," ujar Tentram.
Sebagai Kakam tentu aspek-aspek kepribadian yang khas atau gaya kepemimpinan yang dapat menunjang usahanya dalamnmewujudkan hubungan yang baik dengan masyarakatnya.
Gaya kepemimpinan inilah yang sangat erat kaitannya dengan tujuan yang ingin dicapai oleh suatu pemerintahan kampung. Tak heran jika gaya kepemimpinan Kakam akan selalu dihubungkan dengan aksinya dalam mengarahkan, memotivasi, berkomunikasi, serta mengambil keputusan.
"Apalagi saat ini, IDM (Indeks Desa Membanguna) Berau masih ada satu kampung status tertinggal, 43 kampung berkembang dan 39 kampung juga 11 kampung berstatus maju," papar Tentram.
Sementara Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyebut kampung yang masih berstatus tertinggal hingga berkembang agar dapat memanfaatkan penggunaan Pendapatan Asli Kampung (PAK), tidak bergantung pada dana transfer seperti ADK, Dana Desa dan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah.
"Kakam diharap untuk lebih kreatif dalam upaya menggali sumber PAK dengan memaksimlkan segenap potensi dan sumber daya yang dimiliki kampung masing-masing," ujar Sri.
Pemanfaatan dana PAK memang lebih fleksibel, yang mana realisasinya menyesuaikan hasil kesepakatan musyawarah kampung dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung. Tidak seperti dana ADK maupun bantuan keuangan lainnya, yang sangat terikat dengan ketetapan pemerintah daerah.
"Kakam telah dititipkan anggaran untuk membantu kesejahteraan kampung. Manfaatkan dengan baik," tutupnya.
Editor: Aspian Nur







Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
6 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG