Hal ini disampaikan Ketua Tim Pelaksana Percepatan Kerja Sama Pengembangan Strategis Kepariwisataan Kepulauan Maratua, Meiliana kepada Korankaltim.com Senin (8/1/2024) hari ini. Dengan pembangunan IKN yang telah mencapai 60 persen, tentu banyak peluang yang harus disambut oleh berbagai pihak.
"Kami lihat beberapa lembaga kementerian di IKN tahun ini sudah mulai menempati, tentunya para pegawai juga sudah mulai berdatangan," kata Meiliana.
Saat para pegawai atau pekerja sudah berdatangan ke Kaltim tentu yang mereka cari adalah hiburan. "Seperti dunia kuliner maka daerah penyangga seperti Samarinda, Balikpapan, Bontang, dan Kutai Kartanegara juga daerah lainnya harus siap agar para pendatang ini bisa menikmati sajian-sajian lokal," kata Meliana.
Terkait objek wisata di Maratua sejauh ini infrastruktur sudah mulai baik dengan adanya lapangan terbang. "Sekarang lapangan terbangnya sudah bisa melayani penerbangan dari Samarinda ke Maratua atau Maratua ke Samarinda walaupun hanya menggunakan pesawat Susi Air," jelas perempuan yang meraih gelar Tokoh wanita Kaltim Terinspiratif pada HUT ke-67 Provinsi Kalimantan Timur itu.
Pada peningkatan lainnya yang harus di dorong menurut Meliana adalah perbaikan jalan serta ketersediaan air bersih yang terus di usahakan lalu. Sejauh ini infrastruktur perjalanan dari darat dan laut pihaknya masih tetap mengedepankan penggunaan speedboat.
Editor: Aspian Nur