Proses pelipatan surat suara dimulai sejak pukul 07.00 WITA hingga sore hari dan sebanyak 196.063 surat suara yang harus dilipat oleh petugas tersebut. Divisi Teknis Penyelenggara KPU Berau, Debi Asmara menjelaskan, terdapat peraturan yang telah ditentukan sebelum petugas pelipat surat suara memasuki lokasi pelipatan.
Seperti hadir 30 menit sebelum jam kerja dimulai, tertib dalam menandatangani daftar hadir dengan membawa KTP, serta tidak boleh membawa HP, tas ataupun barang pribadi ke dalam lokasi pelipatan surat suara.
"Mereka juga tidak boleh membawa makanam dan minuman ke dalam ruangan dan sebelum masuk atau keluar mereka wajib diperiksa secara keseluruhan," ungkapnya, Rabu (3/1/2024).
Ia mengakui, untuk saat ini petugas yang hadir belum sampai 100 orang yang telah ditargetkan. Namun, bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri bisa langsung ke KPU Berau. Petugas pelipat surat suara pemilu akan mendapatkan upah per lembar. Untuk surat suara pemilihan presiden (Pilpres) Rp365 rupiah per lembar dan surat suara DPRD RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten/kota dihargai Rp487 rupiah per lembarnya. "Jadi dalam satu kardus itu terisi dari 2.000 surat suara," katanya.
Setiap petugas pelipat suara tidak dibatasi untuk melipat surat suara sebanyak apapun. Bila mereka bisa melebihi target yang telah ditentukan maka itu akan berpengaruh pada pendapatan yang mereka dapatkan.
“Tapi kalau tidak mampu, bisa ditambah waktu. Kalau kami sendiri menargetkan sampai akhir bulan Januari paling lambat,” imbuhnya.
KPU Berau juga terus membuka pendaftaran tersebut seiring berjalannya proses pelipatan surat suara. Sehingga ia mengimbau kepada masyarakat yang ingin menjadi petugas lipat surat suara untuk segera mendaftarkan diri.
Untuk menilai toleransi kerusakan surat suara, Bawaslu Berau juga hadir dalam proses pelipatan tersebut. Ada beberapa kriteria kerusakan yang dianggap tidak bisa ditoleransi, seperti kerusakan yang terjadi di dalam garis dan foto maupun nomor urut calon Presiden serta Anggota DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi maupun DPR RI.
"Kami masih membuka pendaftaran untuk petugas pelipat surat suara sampai besok, karena saat ini belum sampai 100 orang," tutupnya.
Editor: Maruly Z